Tokopedia dan Gojek Bantu Akses Permodalan UMKM Lewat Bank BUMN

Tokopedia dan Gojek siap membantu pelaku UMKM online mendapatkan akses pinjaman melalui program DigiKU.
Image title
21 Juli 2020, 21:49
Ilustrasi, pelaku usaha UMKM menunjukkan katalog online produknya. Resmi menjadi mitra Himbara, Tokopedia dan Gojek siap membantu pelaku UMKM mendapatkan akses permodalan lewat program DigiKU.
ANTARA FOTO/Feny Selly/hp.
Ilustrasi, pelaku usaha UMKM menunjukkan katalog online produknya. Resmi menjadi mitra Himbara, Tokopedia dan Gojek siap membantu pelaku UMKM mendapatkan akses permodalan lewat program DigiKU.

Perusahaan rintisan atau startup Tokopedia dan Gojek akan membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan akses pinjaman melalui program Digital Kredit UMKM (DigiKU).

Hal ini dimungkinkan, karena dua startup ini sudah resmi menjadi mitra bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengatakan, melalui program digiKU, pengajuan kredit dapat dilakukan sepenuhnya secara digital dan masyarakat bisa mendapatkan konfirmasi dalam waktu singkat.

"Kolaborasi ini ditujukan untuk memperluas akses pendanaan, dan membantu menjaga kelangsungan usaha para pelaku UMKM di tengah pandemi ini," ujar Astri kepada Katadata.co.id, Selasa (21/7).

Ia menjelaskan, Tokopedia akan terus membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis, termasuk bank di luar Himbara. Tujuannya, untuk membuka akses lebih luas lagi bagi pelaku UMKM.

Hal ini menurutnya krusial, karena pelaku UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60% pendapatan negara. Sehingga, kemudahan akses permodalan akan mampu mendorong laju pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

 Sementara, Chief Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho mengatakan, para mitra UMKM bakal mendapatkan akses pinjaman dengan fasilitas bunga ringan dari bank anggota Himbara.

Menurutnya, situasi pandemi corona saat ini sangat mempengaruhi pendapatan mitra UMKM, sehingga dengan fasilitas pinjaman bunga ringan ini tentunya akan membantu meringankan beban keuangan mereka.

"Khususnya bagi UMKM, fasilitas yang diberikan diharapkan mampu untuk menjaga perputaran usaha sekaligus menangkap kesempatan baru," ujar Shinto dikutip dari siaran pers, Selasa (21/7).

Gojek akan menyediakan informasi bagi Himbara dan pemerintah untuk mendukung penyaluran kredit yang tepat bagi UMKM. Perusahaan juga melakukan pembinaan untuk pengelolaan usaha, pelatihan wirausaha, serta strategi promosi.

Dengan adanya pembinaan, diharapkan usaha UMKM makin baik, dan layak mendapatkan berbagai macam kesempatan untuk memperoleh stimulus dari Himbara dan pemerintah, termasuk DigiKU.

 Sebagai informasi, Gojek dan Bank BRI telah menjalin kerja sama dengan meluncurkan fasilitas pinjaman bagi mitra Gojek, di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Para mitra tersebut, terdiri dari GoRide, GoCar dan merchant GoFood.

Mitra yang mendaftar dan memenuhi persyaratan dari BRI, berpotensi mendapatkan fasilitas pinjaman bunga ringan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 20 juta.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa alokasi pinjaman sebesar Rp 4,2 triliun melalui DigiKU hanya diberikan kepada UMKM yang bergabung dengan platform digital. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha untuk berjualan online.

"Pemerintah mencatat, 22% atau 8.140 dari total 37.000 UMKM yang terpukul pandemi corona, membutuhkan modal usaha. Namun, banyak yang terganjal administrasi perbankan," kata Luhut saat konferensi pers secara virtual, Jumat (17/7).

Luhut menilai, DigiKU bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi UMKM. Sebab persyaratan pengajuan kreditnya diklaim lebih mudah dibandingkan prosedur normal. Pasalnya, pengajuan pinjaman melalui program ini diklaim sangat cepat, yakni hanya 15 menit.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait