Bank dalam Pengawasan Sebelum Pandemi Corona Bisa Dapat Dana dari LPS

Penempatan dana LPS berlaku juga untuk bank yang sudah dalam pengawasan sebelum pandemi selama memenuhi persyaratan.
Image title
24 Juli 2020, 17:28
Ilustrasi, logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS menyebutkan, bahwa penempatan dana di perbankan juga berlaku untuk bank yang berstatus dalam pengawasan sebelum terjadinya pandemi corona.
Arief Kamaludin (Katadata)
Ilustrasi, logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS menyebutkan, bahwa penempatan dana di perbankan juga berlaku untuk bank yang berstatus dalam pengawasan sebelum terjadinya pandemi corona.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengeluarkan aturan teknis untuk penempatan dana di perbankan, yakni Peraturan LPS (PLPS) Nomor 3 tahun 2020. Melalui aturan ini, bank yang sudah bermasalah sebelum terjadinya pandemi virus corona atau Covid-19, juga bisa mengajukan penempatan dana LPS.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 tahun 2020 Pasal 11 ayat (1), LPS dapat melakukan penempatan dana di bank yang sudah berada dalam pengawasan sebelum pandemi corona.

Bank yang dimaksud adalah bank dalam pengawasan intensif yang mengarah kepada pengawasan khusus, dan bank dalam pengawasan khusus.

"Namun, penempatannya tetap harus melalui mekanisme yang tertuang dalam PLPS 3/2020, dalam arti ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh bank tersebut," kata Halim, dalam video conference, Jumat (24/7).

Advertisement

Adapun, PP 33/2020 Pasal 11 ayat (1) menyebutkan "Dalam rangka pelaksanaan kewenangan LPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, LPS dapat melakukan penempatan dana selama pemulihan ekonomi sebagai akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)".

Halim menyatakan, berdasarkan aturan tersebut, bank yang sudah dalam pengawasan sebelum pandemi corona bisa diberikan penempatan dana. Sebab, kata-kata 'selama pemulihan ekonomi akibat pandemi corona' bisa diartikan untuk bank yang harus dibantu selama pandemi ini.

Sementara, syarat yang harus dipenuhi oleh perbankan untuk mendapatkan penempatan dana LPS adalah, mengajukan surat permohonan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang akan menganalisis kebutuhan penempatan dana. Kemudian, LPS akan meneliti kembali rekomendasi dari OJK sebelum diputuskan untuk diberikan penempatan dana.

Selain itu, bank yang dimaksud mengalami permasalahan likuiditas yang tidak disebabkan oleh tindak pidana atau fraud. Lalu, bank juga tidak memenuhi persyaratan untuk mendapatkan pinjaman likuiditas jangka pendek dari Bank Indonesia (BI).

Untuk mengajukan penempatan dana LPS, bank juga harus melampirkan surat dari pemegang saham pengendali, yang menyatakan tidak dapat membantu permasalahan likuiditas. Kedua, melampirkan pernyataan bahwa permasalahan likuiditas tidak disebabkan oleh tindak pidana atau fraud.

Ketiga, menyertakan dokumen yang mendukung jumlah kebutuhan dana untuk mengatasi kesulitan likuiditas dalam rangka pemenuhan kewajiban dana pihak ketiga (DPK), termasuk proyeksi arus kas. Keempat, menyertakan daftar dan dokumen seluruh aset bank dan pemegang saham pengendali yang menjadi jaminan.

Kelima, menyertakan surat pernyataan dari pemilik jaminan bahwa aset yang menjadi jaminan berada dalam kondisi bebas dari segala perikatan, sengketa, sitaan, dan tidak sedang dijaminkan kepada pihak lain.

Keenam, menyertakan surat pernyataan dari pemilik jaminan yang menyatakan tidak akan mengalihkan dan/atau menjaminkan kembali aset yang dijadikan jaminan. Ketujuh, membuat surat pernyataan kesanggupan untuk membayar segala kewajiban.

Bank juga harus membuat surat pernyataan, yang menyatakan bahwa penempatan dana LPS akan digunakan sesuai ketentuan. Kemudian, pemegang saham pengendali juga bersedia menjaminkan aset miliknya untuk penempatan dana LPS.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait