Pandemi Corona, Anies Minta RT/RW Beri Perhatian Khusus pada Lansia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta RT/RW untuk memberikan pendampingan khusus pada lansia yang tinggal sendiri di rumah di masa pandemi corona.
Image title
30 Maret 2020, 21:29
pandemi corona, virus corona, covid-19, Jakarta, lansia, orang tua, anies baswedan
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut RT/RW harus mengidentifikasi para lansia di lingkungannya lantaran merupakan kelompok paling rentan jika terinfeksi Covid-19.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal memberikan perhatian khusus bagi orang tua yang tinggal sendirian untuk mencegah risiko kematian akibat virus corona. Orang tua yang memiliki riwayat penyakit kronis memiliki risiko kematian yang tinggi jika terserang Covid-19. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah di tingkat RT/RW antara lain dasawisma, dan PKK untuk mendata kelompok masyarakat yang rentan jika terinfeksi virus corona. Mereka adalah warga berusia 60 tahun yang memiliki penyakit diabetes, jantung, paru, tekanan darah tinggi, atau penyakit lainnya. 

"Mereka bertugas untuk mengidentifikasi di lingkungannya, melakukan sosialisasi cara-cara mencegah dari penularan. Jika lansia yang tinggal sendirian, harus ada pendampingan khusus," ujar Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/3). 

(Baca: Ini Lokasi Kelurahan di DKI Jakarta dengan Pasien Corona Terbanyak)

Advertisement

Petugas RT/RW harus memberikan dukungan agar para lansia tersebut tetap bertahan di rumah tanpa harus pergi ke luar untuk memenuhi kebutuhannya.

Anies juga mendesak masyarakat agar serius dan melaksanakan pembatasan jarak secara tertib guna memutus penularan virus corona. Kasus penyebaran virus corona di Jakarta saat ini makin mengkhawatirkan.

"Kami minta seluruh masyarakat untuk serius dalam melaksanakan pembatasan jaga jarak atau biasa disebut sekarang physical distancing untuk mencegah penularan, ini harus dikerjakan secara amat serius," kata dia.

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto mencatat hingga Senin (30/3) terdapat total 720 kasus positif virus corona di Ibu Kota. Sebanyak 76 orang meninggal dunia dan 48 orang berhasil sembuh.

(Baca: Pemprov Jakarta Kuburkan 283 Orang dengan Dugaan Terinfeksi Corona)

Sementara itu, 445 orang masih di rawat di rumah sakit dan 151 orang tengah menjalani isolasi mandiri. Adapun jumlah orang yang menunggu hasil laboratorium hingga saat ini mencapai 599 orang.

"Tenaga kesehatan yang positif terpapar Covid-19 adalah 81 orang yang tersebar di 30 rumah sakit di seluruh Jakarta," kata dia.

Sementara itu, jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.414 orang.  Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus baru paling banyak berasal dari Jawa Barat, yakni 25 orang sehingga total menjadi 180 kasus. 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait