PKB Tutup Peluang Usung Tokoh Nonpartai di Bursa Capres

Image title
26 Mei 2022, 08:10
PKB, capres, partai kebangkitan bangsa, bursa capres, pemilu 2024
Katadata
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, para peserta pemilihan presiden (Pilpres) sebaiknya terdiri dari jajaran ketua umum partai. Ini untuk menciptakan kontestasi yang lebih fair atau adil.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan tak akan mengusung tokoh di luar partai dalam bursa calon presiden (capres) pada pemilihan umum (Pemilu) mendatang. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid melontarkan keinginannya agar Pemilu 2024 dimeriahkan oleh para punggawa partai politik.

Ia mengatakan, para peserta pemilihan presiden (Pilpres) sebaiknya terdiri dari jajaran ketua umum partai. Ini untuk menciptakan kontestasi yang lebih fair atau adil.

“Kami berharap 2024 ini, partai-partai memberikan bukti kepada masyarakat bahwa selama ini bekerja untuk melahirkan kader. Sebisa mungkin calonnya dari para ketua umum partai,” katanya di Kompleks Parlemen pada Rabu (25/5).

Ia pun memastikan partainya telah menutup peluang bagi tokoh non-partai politik. Dia menilai, pertarungan politik selazimnya diikuti oleh orang yang telah berpengalaman dalam dunia politik. Ia menilai tak adil jika capres berasal dari kalangan nonpartisan.  

“PKB ingin membudayakan itu (ketua umum menjadi capres),” ujar Jazil.

Jazil mencontohkan, ada pengusaha yang tiba-tiba berambisi mencalonkan diri menjadi capres pada Pemilu mendatang. Ia pun menyarankan agar pengusaha tersebut fokus dalam dunia usaha dan tak mencampuri urusan politik.

“Pengusaha tiba-tiba mencalonkan diri, ini tidak fair ini sebenarnya. Jadi pengusaha aja, jangan ngurus parpol,” tuturnya.

Meski terang-terangan menolak kalangan pengusaha mencalonkan diri sebagai presiden, Jazil enggan menyebut nama tokoh yang dimaksud. Saat ditanya apakah yang dimaksud adalah Erick Thohir, Jazil menolak berkomentar.

Ia menegaskan, bahwa salah satu tugas partai politik yaitu melahirkan kader politik untuk menjadi pemimpin nasional. Oleh karena itu, menurut dia, wajar jika seorang ketua umum diusung oleh partainya untuk menjadi capres. “Memang itu tugasnya Pak Muhaimin, tugasnya partai. Kalau bukan itu, ngapain bikin partai?” katanya.

Tak hanya PKB, sejauh ini ada tiga partai yang santer dikabarkan akan mengusung ketua umumnya, yaitu Golkar, PAN, dan Demokrat. Selain itu, Nasdem baru-baru ini  juga dikabarkan akan mengusung Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI),Jenderal Andika Perkasa dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rachmat Gobel.

“Ada dua nama yang baru saja diwacanakan untuk menjadi nama-nama capres yang mungkin diusulkan dalam Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Partai Nasdem di Jakarta nanti,” kata politikus Nasdem, Muhammad Farhan dalam keterangannya pada Selasa (25/5).

Reporter: Ashri Fadilla
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait