BMKG Ramal Hujan Lebat Turun di Sebagian Sumatera, Berpotensi Banjir

BMKG memperingatkan ada potensi potensi bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara.
Image title
23 Oktober 2021, 09:43
bmkg, cuaca, banjir, hujan lebat
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Ilustrasi. Perkiraan BMKG, , hujan lebat disertai angin kencang dan kilat berpeluang terjadi di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan akan terjadi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, dan Kalimantan pada hari ini, Sabtu (23/10). 

Mengutip laman resmi BMKG, hujan lebat disertai angin kencang dan kilat berpeluang terjadi di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

Hujan lebat disertai angin kencang dan kilat juga diprakirakan terjadi di bagian wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Hujan dengan intensitas lebih ringan diprakirakan turun di bagian wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sementara di Ibu Kota, hujan ringan berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

BMKG juga menyampaikan peringatan mengenai potensi bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat.

Peningkatan potensi hujan di sejumlah wilayah provinsi terjadi akibat sirkulasi siklonik yang terpantau di Teluk Thailand, Kepulauan Bangka Belitung, dan Samudera Pasifik utara Halmahera yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin atau konvergensi.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Selat Malaka hingga perairan timur Riau, Samudra Hindia barat Banten, perairan utara Papua, dan Papua. Keberadaan daerah konvergensi meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait