Anies Sebut Corona Ada di Hampir Setiap Wilayah Jakarta, Ini Lokasinya

Anies mengimbau masyarakat DKI untuk mengurangi kegiatan yang berpotensi tertular virus corona
Ameidyo Daud Nasution
13 Maret 2020, 21:30
anies baswedan, virus corona, jakarta
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedandi Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). Anies hari Jumat (13/3) mengatakan virus corona berada di hampir seluruh wilayah DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan beberapa wilayah sebaran pasien virus corona Covid-19. Dia mengatakan kasus positif, orang dalam pantauan (ODP), dan pasien dalam pengawasan tersebar hampir di semua wilayah ibu kota.

Anies juga sempat memaparkan peta persebaran corona di DKI Jakarta. Dari gambar tersebut ada 17 titik merah yang menggambarkan pasien positif virus corona tersebar di beberapa kecamatan.

Mereka berada di Tanjung Priok (2), Kelapa Gading (2), Penjaringan (1), Kramat Jati (1), Pancoran (1), Kebayoran Baru (1), Kebayoran Lama (2), Mampang Prapatan (2), Cilandak (1), Kebon Jeruk (1), Kembangan (1), dan Cengkareng (1).

Selain itu ada juga sebaran titik kuning yang artinya menunggu hasil tes tersebar di beberapa titik. Mereka di antaranya berada di Kecamatan Menteng, Johar Baru, Jagakarsa, Setiabudi, Pulo Gadung serta Pasar Rebo. “Dari data bisa dibayangkan, hampir di seluruh kecamatan ada kasus (corona),” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (13/3).

Advertisement

(Baca: Kasus Positif Corona di Indonesia Meroket Dua Kali Lipat jadi 69 Orang)

Anies lantas mengimbau masyarakat DKI untuk mengurangi kegiatan yang berpotensi tertular virus corona. Warga diminta untuk  berkegiatan di rumah dan pemukiman serta menghindari tempat yang ramai.

“Sebisa mungkin berkegiatan terbatas serta tak interaksi di luar rumah,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pasien positif virus corona hingga hari Jumat (13/3) melonjak lebih dari dua kali lipat. Total ada 35 pasien baru yang diumumkan sehingga kasus corona di Indonesia mencapai 69 orang.

Juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan kasus ini merupakan hasil penelusuran sejak Kamis (12/3) kemarin. Tak hanya itu, 3 orang pasien yakni nomor 35, 36, dan 50 telah meninggal dunia.

(Baca: Mulai Senin Depan, Pemeriksaan Corona Tak Hanya di Balitbangkes)

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait