Satu Pasien Dalam Pengawasan Corona di RS Sulianti Saroso Meninggal

Pasien tersebut tidak termasuk dalam klaster penderita yang ada di Jakarta.
Dimas Jarot Bayu
6 Maret 2020, 19:09
virus corona, pasien meninggal, rs sulianti saroso
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja rumah sakit RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020). Satu pasien dalam pengawasan virus corona di RSPI Sulianti Saroso menigngal dunia hari Jumat (6/3).

Seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso meninggal dunia hari Jumat (6/3) sore. Pasien tersebut berada dalam daftar pengawasan terkait virus corona Covid-19.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan kondisi pasien berusia 65 tahun tersebut sudah buruk saat dirujuk lantaran demam dan sesak nafas. Selain itu ia juga memiliki riwayat hipertensi dan diduga memiliki komplikasi penyakit lainnya.

Sebelumnya pasien dirawat di salah satu rumah sakit swasta selama seminggu.  "Kondisinya memang jelek, pakai ventilator," kata Syahril di Jakarta, Jumat (6/3).

(Baca: Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 4 Orang)

Advertisement

Syahril menjelaskan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan masih memeriksa apakah pasien tersebut meninggal karena virus corona atau faktor lain. “Hasilnya akan diumumkan Kemenkes,” katanya.

Sedangkan juru bicara pemerintah dalam penanganan virus corona, Achmad Yurianto tidak bisa memastikan apakah pasien yang meninggal dunia itu terjangkit corona. Pasalnya, pasien tersebut tidak termasuk dalam klaster penderita yang ada di Jakarta.

Klaster Jakarta berasal dari dua pasien yang telah dinyatakan positif terjangkit virus corona awal pekan ini. Dari kedua pasien tersebut, telah ada dua orang lain yang juga sudah positif tertular virus mematikan tersebut. Selain itu ada lima orang lain yang masih diduga tertular.

“Saya tidak dapat laporan dia terkonfirmasi virus corona karena bukan bagian dari klaster ini," kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3).

Meski demikian, pemerintah bakal memeriksa kembali apakah korban meninggal dunia karena terjangkit corona atau tidak. Apalagi, ada anak pasien diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Singapura, "Iya, pasti itu (masuk pemantauan pemerintah)," kata Yurianto.

(Baca: 5 Orang Masih Diperiksa Lantaran Kontak Dekat dengan Pasien Corona)

Tak hanya di Jakarta, ada juga pasien yang sebelumnya diisolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta meninggal dunia hari ini. Namun pihak rumah sakit menyatakan pasien berusia 74 tahun itu ternyata tidak terjangkit virus corona.

"Konfirmasi dari Balitbang Kemenkes bahwa kedunya (Covid-19 dan Mers-Cov) negatif," kata Plh Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Rukmono Shiswisanto di Yogyakarta, Jumat.

 

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu, Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait