Untuk bisnis distribusi BBM di Pulau Jawa itu, ExxonMobil menggandeng Indomobil Prima Energi atau Grup Salim. Jadi, nantinya ExxonMobil akan memasok BBM yang berasal dari Singapura ke Indomobil Prima Energi. Kemudian perusahaan Grup Salim itu akan memasoknya ke industri. “Kami sudah tandatangan kontrak kerja sama dengan Indo Prima Energy,” kata dia di Jakarta, Kamis (3/5).

Selain itu, ExxonMobil juga akan bisnis sewa terminal BBM di Balikpapan dengan menggandeng Karingau Gapura Terminal Energi yang merupakan anak usaha Indika Energy. Kapasitas terminal BBM itu mencapai 100 juta liter.

Adapun jangka waktu sewa ini berlaku 20 tahun sejak diteken April lalu dengan opsi perpanjangan 10 tahun lagi. Nilai kontraknya kurang lebih US$ 108 juta.

Nantinya minyak untuk memasok terminal itu berasal wilayah Asia Pasifik seperti Singapura dan Thailand. Kemudian akan dipasarkan ke industri di Kalimantan.

(Baca: ExxonMobil Gandeng Grup Salim dan Indika Bisnis BBM)

Menurut Erwin, dengan kerja sama ini, terminal itu akan dibangun oleh Indika. Ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pembangunan penyimpanan BBM di daerah-daerah. "Itu membantu pemerintah menciptakan energy security,” ujar dia beberapa waktu lalu.

Halaman:
Reporter: Anggita Rezki Amelia