Jokowi Akan Resmikan Pengisian Bendungan Raknamo Besok

Kementerian PUPR
Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
8/1/2018, 18.12 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan meresmikan pengisian air Bendungan Raknamo di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa besok (9/1). Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden ke NTT yang dimulai sejak hari ini.

Rencananya Jokowi akan bermalam di Pulau Rote terlebih dahulu sebelum terbang kembali menuju bendungan yang terletak di Kabupaten Kupang. "Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden akan meresmikan pengisian bendungan Raknamo dulu," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan Sekretariat Presiden, Senin (8/1).

Peresmian ini sempat tertunda dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya, yakni akhir tahun lalu. Padatnya agenda Presiden menjadi penyebab tertundanya peresmian proyek tersebut. (Baca: Kementerian PUPR Targetkan Bendungan Raknamo Rampung November)

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Imam Santoso pernah mengatakan Raknamo merupakan proyek bendungan pertama di NTT yang dibangun pemerintahan Jokowi-JK. Proyek Bendungan Raknamo mulai dibangun pada Januari 2015 dan dijadwalkan akan selesai pada 2019. Namun dalam pelaksanaannya, ternyata proyek ini bisa selesai satu tahun lebih cepat.

NTT termasuk daerah yang memiliki iklim tropis kering. Intensitas curah hujan di wilayah tersebut sebenarnya cukup tinggi hanya berlangsung dalam empat bulan, tapi sering menyebabkan banjir. Saat musim kemarau yang berlangsung selama delapan bulan, debit sumber air menurun drastis, banyak pertanian kekeringan dan masyarakatnya kesulitan mendapat air baku. Makanya, pembangunan bendungan sangat dibutuhkan untuk menampung air di daerah tersebut.

Presiden berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) pada pukul 06.42 Waktu Indonesia Barat dengan pesawat kepresidenan Indonesia - 1. Usai mendarat di Kupang, Presiden membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Sekolah Menengah Kejuran (SMK) 3 Kupang dan memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah.

Jokowi membagikan KIP sebanyak 1.148 siswa dari seluruh jenjang pendidikan. Presiden meminta agar KIP digunakan dengan baik untuk keperluan pendidikan siswa. Mantan Walikota Solo tersebut bahkan mengancam apabila fasilitas yang diberikan malah digunakan untuk keperluan lain. "Tidak boleh untuk beli pulsa, kartunya dicabut," kata Jokowi.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta Gubernur NTT Frans Lebu Raya. 

"Sore harinya, Presiden akan bertolak menuju Rote dengan Pesawat Kepresidenan RJ-85," kata Bey.