Kemenlu AS Soroti Masalah HAM Pada Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi

Katadata/Desy Setyowati
Tampilan baru aplikasi PeduliLindungi jika status hijau (kiri) dan hitam (kanan)
15/4/2022, 14.28 WIB

Sebelumnya peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Miftah Fadhli mengatakan PeduliLindungi tidak sesuai dengan prinsip perlindungan data pribadi. Ini lantaran aplikasi tersebut saat ini malah terintegrasi dengan layanan komersil seperti Gojek, Shopee, Tokopedia, dan Traveloka.

"Ini menyalahi karena prinsip perlindungan data pribadi adalah adanya pembatasan tujuan," kata dia pada 23 Maret lalu.

Sedangkan Kementerian Kesehatan belum memberikan penjelasan mengenai sorotan terhadap PeduliLindungi. Mereka masih mempelajari laporan HAM ini sebelum mengeluarkan pernyataan.

"Sambil kami berkoordinasi juga dengan Kementerian Luar Negeri," kata Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi kepada Katadata.co.id, Jumat (15/4).

Halaman: