Indonesia Resmi Ambil Alih Ruang Udara Kepri dari Singapura

Kementerian Perhubungan
Ilustrasi pelayanan ruang udara atau Flight Information Region (FIR).
8/9/2022, 12.28 WIB

Indonesia resmi mengambil wilayah udara Kepulauan Riau dari Singapura. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Peraturan Presiden tentang Pengesahan Perjanjian Flight Information Region (FIR).

Presiden Joko Widodo mengatakan luasan FIR saat ini menjadi 249.575 kilometer persegi. Hal ini akan meningkatkan jaminan keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Kesepakatan ini merupakan langkah maju atas pengakuan internasional terhadap ruang udara Indonesia," kata Jokowi dalam tayangan video yang dipublikasi pada Kamis (8/9).

Selain itu, perebutan wilayah udara Natuna dan Kepulauan Riau akan meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tak hanya itu, penyesuaian FIR akan menjadi momentum modernisasi peralatan navigasi penerbangan dan pengembangan SDM Indonesia.

Sebelum penyesuaian, pesawat yang melintas di FIR Singapura harus menghubungi operator navigasi di Singapura. Sebagai contoh, penerbangan domestik Bandara Halim, Jakarta ke Bandara Matak, Anambas harus mengontak operator navigasi penerbangan Singapura ketika memasuki Kepulauan Riau.

Sementara, penerbangan internasional dari Hongkong ke Jakarta saat melintas Indonesia di perairan Natuna harus mengontak operator navigasi penerbangan Singapura. Kemudian, penerbangan itu akan dilayani oleh AirNav Indonesia saat memasuki FIR Jakarta.

Setelah penyesuaian FIR, pesawat tersebut dapat dilayani oleh AirNav. Adapun, pesawat yang terbang di FIR Jakarta dilayani dengan teknologi satelit dan komunikasi digital.

Halaman:
Reporter: Rizky Alika