Korban Meninggal Akibat Ponpes Al Khoziny Ambruk Bertambah jadi 39 Orang
Jumlah korban reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur yang ambruk pada Senin (29/9) kembali bertambah. Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) mengatakan korban meninggal akibat kejadian tersebut mencapai 39 jiwa.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, dari 39 korban meninggal dunia tersebut, dua di antaranya yang ditemukan merupakan potongan tubuh. Sejak Sabtu (4/10) siang, tim berhasil mengangkat 23 jenazah dalam kurun waktu 24 jam.
Hingga saat ini, tim dari Basarnas telah berhasil mengevakuasi 143 orang. Nanang juga mengatakan, masih ada 23 korban yang belum ditemukan.
"Artinya, dengan kondisi sekarang, secara matematis besar evakuasi dapat selesai besok Senin (6/10) siang," kata Nanang dikutip dari Antara, Minggu (5/10).
Namun Nanang tetap menegaskan bahwa data jumlah korban yang belum dievakuasi tersebut tidak bersifat pasti. Ini lantaran belum ada pihak yang bisa mengonfirmasikan jumlah pasti korban yang masih tertimbun.
Dia mengatakan, proses pengangkatan puing reruntuhan telah mencapai 75%. Saat ini masih tersisa reruntuhan di sisi sektor A1 dan A2 dalam proses pengangkatan.
Sebelumnya, proses pencarian dan evakuasi korban yang terjebak di reruntuhan mulai menggunakan alat berat pada Kamis (2/10). Hal ini setelah petugas tidak lagi ditemukan tanda-tanda adanya korban selamat di bawah reruntuhan bangunan beton empat lantai tersebut.