Lampaui Rekor 2017, Harga Bitcoin Capai Rp 279,8 Juta

PXHERE.com
Ilustrasi bitcoin
Penulis: Desy Setyowati
1/12/2020, 11.24 WIB

Harga bitcoin menyentuh US$ 19.829 atau Rp 279,8 juta per koin pada Pukul 10.14 WIB, Senin (30/11). Nilainya melampaui rekor Desember 2017 sebesar US$ 19.783 per koin.

Harganya sempat anjlok US$ 3.074 atau Rp 43,4 juta dalam dua hari pada akhir pekan lalu (27/11). Ini karena aksi ambil untung.

Namun, kini harganya melonjak lagi hingga mencapai rekor baru. "Kami percaya bahwa bitcoin memiliki potensi untuk menjadi mata uang yang lebih tersebar di mana-mana di masa depan," kata Kepala Keuangan Square Amrita Ahuja dikutip dari CNET, Selasa (1/12).

Lonjakan harga bitcoin tahun ini dinilai mirip dengan 2017. Namun, saat itu harganya merosot tajam dari US$ 20 ribu menjadi kisaran US$ 3 ribu pada tahun berikutnya.

Beberapa investor menilai harga mata uang kripto (cryptocurrency) itu tidak akan anjlok drastis setelah naik tinggi kali ini. “Kapitalisasi pasarnya sekarang lebih tinggi, meskipun aset kripto bernilai sedikit lebih rendah,” kata analis pasar di platform investasi online eToro, Adam Vettese, dikutip dari CNBC Internasional, dua pekan lalu (18/11).

Hal itu karena sistem bitcoin lebih besar dibandikan 2017. Saat ini, Fidelity Investments, Square, dan PayPal mengadopsi mata uang kripto. JP Morgan dan Bank of America juga mengakui aset ini.

Kepala investasi di hedge fund cryptocurrency Arca, Jeff Dorman mengatakan, masuknya perusahaan besar tidak serta merta memicu bull market. Akan tetapi, ini bakal menurunkan faktor kekhawatiran atas pasar aset digital.

"Kebanyakan orang konservatif di Wall Street tidak ingin menjadi yang pertama dan terakhir," kata Dorman dikutip dari Business Insider, November lalu (8/11). "Begitu ada preseden yang ditetapkan, itu membuka pintu air bagi semua orang. Itu saja tidak cukup untuk memulai siklus bull, tetapi setidaknya meningkatkan permintaan bitcoin.”

Halaman: