Nadiem Dukung Pemerintah Permudah Masuknya Pekerja Asing

Arief Kamaludin | Katadata
CEO Go-Jek Nadiem Makarim.
Penulis: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
5/4/2018, 15.59 WIB

"Adanya inovasi menciptakan banyak tenaga kerja. Selain itu, ini juga bagian dari fundamental ekonomi," tutur Nadiem.

Paradigma seperti ini, kata dia, mesti dipahami oleh pemerintah. Ia pun mencontohkan Cina dan Amerika Serikat (AS), sebagai negara yang paling terbuka terhadap inovasi.

(Baca: Jokowi Tegur Kemenaker Karena Sweeping Tenaga Kerja Asing)

Ke depan, yang perlu ditingkatkan adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Bukan hanya pemahaman perihal teknologi, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan mengolah data, tetapi juga kepemimpinan. Menurut dia, Indonesia perlu menciptakan SDM yang bermental pengusaha, maka edukasi terkait pemecahan masalah dan kerja sama perlu ditingkatkan.

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Perpres ini diharapkan bisa mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia yang berujung pada peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional. Hanya, beberapa ketentuan teknis masih harus menunggu aturan menteri.

Halaman:
Reporter: Desy Setyowati