Eropa Selidiki TikTok soal Pengguna Anak dan Transfer Data ke Cina

pixabay.com
Tampilan aplikasi TikTok di smartphone
16/9/2021, 11.57 WIB

Juru bicara TikTok mengatakan, keamanan data pribadi pengguna, terutama anak-anak merupakan prioritas.  "Kami menerapkan kebijakan dan kontrol ekstensif untuk melindungi data pengguna," ujarnya.

TikTok bahkan sudah menghapus lebih dari setengah juta akun yang tidak dapat memverifikasi usia mereka bukan anak-anak.

Pada Agustus, TikTok juga memperketat kontrol privasi untuk pengguna remaja. Perubahan atas kontrol privasi ini menargetkan pengguna 13 - 17 tahun.

Nantinya, notifikasi pop-up akan muncul di plaform akun remaja di bawah 16 tahun. Mereka bakal diminta untuk memilih siapa yang dapat menonton video sebelum mengunggah.

Sedangkan, terkait dengan transfer data ke Cina, perusahaan mengandalkan metode yang disetujui. Menurut dia, tidak ada sesuatu pelanggaran apapun.

"Seperti klausul kontrak standar. Untuk ini, kami bermaksud untuk bekerja sama sepenuhnya dengan DPC," kata juru bicara TikTok.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan