Investor Khawatir The Fed Makin Agresif, IHSG Turun 0,14% di Sesi I

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.
Pekerja membersihkan dinding dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
14/10/2022, 13.21 WIB

Kekhawatiran pelaku pasar The Fed bakal makin agresif menaikkan suku bunga, turut menjadi sentimen penekan laju bursa saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,14% ke level 6.870 sesi pertama perdagangan Jumat (14/10). 

Analis Henan Putihrai, Jono Syafei, mengatakan secara sentimen masih negatif karena data inflasi Amerika Serikat terbaru yang meningkatkan kekhawatiran bahwa The Fed akan lebih agresif mengerek suku bunga acuan Fed Funds Rate (FFR).

Pasalnya, tingkat inflasi di Negeri Paman Sam pada September masih tinggi, di level 8,2% secara tahunan, meskipun angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya 8,3% secara tahunan. Sebab itu, ia memprediksi, IHSG berpotensi tertekan sampai akhir perdagangan hari ini. 

"Sebaiknya investor wait and see dulu, ditambah lagi akhir pekan biasanya terjadi aksi jual," katanya kepada Katadata.co.id, Jumat (14/10). 

Pada awal perdagangan, indeks saham dibuka di level 6.880 dan menyentuh angka tertingginya di level 6.943. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada paruh pertama, total nilai transaksi mencapai Rp 14,07 triliun dengan frekuensi sebanyak 717.525 kali. Tercatat, sebanyak 290 saham terkoreksi, 206 saham bergerak di zona hijau, dan 173 saham tak bergerak.

Adapun, mayoritas sektor berada di zona merah dipimpin oleh sektor teknologi yang turun 0,97%. Sektor teknologi yang mengalami penurunan yaitu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk yang turun 2,83% atau 6 poin menjadi Rp 206 per saham.

Lalu, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk yang naik 1,29% atau 20 poin menjadi Rp 1.525 per saham. Selanjutnya, PT Wir Asia Tbk yang turun 1,32% atau 4 poin menjadi Rp 298 per saham.

Saham yang berada di top gainers yaitu PT Damai Sejahtera Abadi Tbk yang naik 16,11% atau 77 poin menjadi Rp 555 per saham. Lalu, top losers yaitu PT Agung Menjangan Mas Tbk yang turun 9,47% atau 9 poin menjadi Rp 86 per saham.

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail