IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,85% ke Level 7.077
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona hijau dengan kenaikan 0,85% ke level 7.077 pada hari ini, Senin (24/10). Mengawali pekan, IHSG masih berada di zona hijau setelah keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Handiman Soetoyo, mengatakan IHSG ditutup lebih tinggi pada Jumat (24/10) karena investor mengapresiasi keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga dan mengantisipasi pengumuman kinerja yang kuat, terutama dari bank-bank besar.
Kenaikan IHSG tersebut didorong oleh sektor keuangan dan infrastruktur seperti Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), Smartfren Telecom (FREN), dan Sarana Menara Nusantara (TOWR). Pekan lalu, IHSG naik 2,98% dengan net buy asing atau all market Rp 3,7 triliun.
Adapun, ekuitas AS ditutup naik tajam lebih dari 2% pada hari Jumat setelah pengumuman bahwa Fed kemungkinan akan menerapkan kenaikan suku bunga yang lebih kecil pada pertemuan Desember. Sementara itu, US treasury berakhir bervariasi. Di komoditas, harga minyak naik 0,8% menjadi US$ 85,2/barel karena investor mempertimbangkan optimisme atas permintaan terhadap kekhawatiran resesi.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 7,11 triliun dengan volume 15,17 miliar saham dan frekuensi sebanyak 769.598 juta kali.
Tercatat 192 saham terkoreksi, 326 saham menguat, dan 163 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG pada hari ini juga tergerus menjadi Rp 9.432.243 triliun.
Bersamaan dengan naiknya IHSG, mayoritas sektor perdagangan bursa berada di zona hijau. Dipimpin oleh sektor industri yang naik hingga 1,59%. Adapun saham di sektor industri yang naik misalnya, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) naik 6,58% atau 4 poin menjadi Rp 65 per saham.
Selanjutnya PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 1,56% atau 500 poin menjadi Rp 32.500 per saham. Terakhir PT Astra International Tbk (ASII) naik 1,52% atau 100 poin menjadi Rp 6.675 per saham.
Sektor saham yang berada di zona hijau yaitu energi naik 1,12%, sektir keuangan naik 1,35%, dan sektor kesehatan naik 1%. Lalu, sektor transportasi naik 0,77%, sektor primer naik 1,04%, dan sektor industri dasar naik 0,50%.
Selanjutnyam sektor non primer naik 0,53% dan sektor properti naik 0,45%. Adapun, sektor yang berada di zona merah yaitu sektor infrastruktur yang turun 0,12% dan sektor teknologi turun 0,02%.