IHSG Ditutup Turun 0,07%, Kompak dengan Bursa Asia

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022).
Penulis: Zahwa Madjid
Editor: Lavinda
25/10/2022, 16.09 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan 0,07% ke level Rp 7.048 pada perdagangan Selasa (25/10), hari ini.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 13,75 triliun dengan volume 24,28 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1.272.675 juta kali.

Tercatat sebanyak 283 saham turun, 245 saham menguat dan 173 saham tak bergerak. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar IHSG menjadi Rp 9.391 triliun.

Pada penutupan hari ini, mayoritas bursa Asia berada di zona merah. Hang Seng turun 0,10% dan Shanghai Composite turun 0,04%. Sedangkan Nikkei 225 naik 1,02% dan Strait Times naik 0,33%.

Adapun, mayoritas sektor saham Tanah Air hari ini berada di zona merah, dipimpin oleh sektor energi yang turun hingga 1,12%. Saham dari sektor energi yang mengalami penurunan adalah Harum Energy Tbk (HRUM) yang turun 2,80% atau 45 poin ke level Rp 1,565 per saham. Selanjutnya Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang turun 1,82% atau 35 poin menjadi Rp 1,885 per saham.

Terakhir, Adaro Energy yang terkoreksi 1,02% atau 40 poin menjadi Rp 3,880 per saham.

Sektor saham lainnya yang berada di zona merah adalah sektor transportasi turun 0,61%, sektor industri dasar turun 0,67%, sektor primer turun 0,70%, sektor infrastruktur turun 0,01% dan sektor keuangan turun 0,01%.

Sedangkan sektor industri naik 0,13%, sektor kesehatan naik 0,39%, sektor teknologi naik 0,73% dan sektor properti naik 1,07%.

Untuk saham yang menjadi Top Gainer hari ini adalah Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) yang naik hingga 27,57% atau 51 poin menjadi Rp 236 per saham. Adapun saham yang menjadi Top Loser adalah Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) yang turun 6,94% atau 150 poin ke level Rp 2.010 per saham.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Zahwa Madjid