Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III Capai 5,47%, Mendekati Ramalan Suahasil

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Pekerja menyelesaikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B di kawasan Jl. Pramuka, Jakarta, Jumat (9/5/2025). Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta memperkirakan perekonomian Jakarta tetap tumbuh kuat di kisaran 4,6-5,4 persen sepanjang tahun 2025 yang ditopang investasi dan sektor konstruksi.
Penulis: Mela Syaharani
Editor: Agustiyanti
5/11/2026, 11.35 WIB

Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2026 mencapai 5,47% secara tahunan, hampir serupa dengan ramalan Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebesar 5,5%. Realisasi pertumbuhan ekonomi ini juga lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,29% maupun periode yang sama tahun lalu sebesar 5,04%.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Edy Mahmud menjelaskan, ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2026 berdasarkan besaran produk domestik bruto atau PDB atas dasar harga berlaku  mencapai Rp 3.664,2 triliun. 

"Secara kumulatif, ekonomi Indonesia hingga kuartal ketiga 2026 tumbuh 5,45%, " ujar Edy dalam konferensi pers, Rabu (5/8). 

Edy menjelaskan, seluruh lapangan usaha tumbuh positif secara tahunan pada kuartal ketiga tahun ini. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor akomodasi dan makanan minuman yang mencapai 11,22%, disusul jasa keuangan sebesar 8,47% dan jasa lainnya 8,32%. 

Namun, industri pengolahan masih mengambil porsi terbesar mencapai 19,22% dengan pertumbuhan sebesar 5,87%. 

BPS menilai, capaian pertumbuhan pada kuartal III-2026 menunjukkan aktivitas ekonomi nasional tetap terjaga, dengan mayoritas sektor usaha masih berada pada jalur ekspansi meski terdapat tekanan di sektor pertambangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.