BPS Catat Jumlah Orang Menganggur di RI Turun Jadi 7,38 Juta Orang

ANTARA FOTO/Makna Zaezar/tom.
Pada Agustus 2026, BPS mencatat persentase pekerja penuh sebesar 67,47 atau 99,85 juta orang, pekerja paruh waktu sebesar 23,85% atau 35,29 juta orang, dan setengah pengangguran sebesar 8,68% atau 12,84 juta orang. 
Penulis: Agustiyanti
5/11/2026, 11.57 WIB

Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah orang menganggur di Indonesia mencapai 7,38 juta orang pada Agustus 2026, turun 77 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tingkat pengangguran pun terbuka turun dari 4,85% menjadi 4,75%. 

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Edy Mahmud menjelaskan, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2026 mencapai 220,81 juta orang, turun 1,44 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Tingkat pengangguran terbuka turun dari 4,85% menjadi 4,75%," ujar Edy dalam konferensi pers, Kamis (5/11). 

Ia menjelaskan, pertanian menjadi lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja pada Agustus 2026 mencapai 28,20%, disusul perdagangan besar dan eceran sebesar 17,86%, dan industri sebesar 13,75%. 

Berdasarkan status pekerjaan, persentase pekerja formal pada Agustus 2026 tercatat sebesar 42,07%, turun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 42,20%. Namun demikian, secara absolut, jumlah pekerja formal meningkat 410 ribu orang, dari 61,84 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 62,25 juta orang pada Agustus 2026.

Adapun secara persentase, pekerja informal tercatat mengalami kenaikan dari 57,80% pada Agustus 2025 menjadi 57,93% pada Agustus 2026.  

Seseorang yang bekerja minimal 1 jam dalam seminggu termasuk ke dalam kategori penduduk bekerja menurut International Labour Organization (ILO). Menurut kategori jam kerja, penduduk bekerja diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu pekerja penuh (jam kerja minimal 35 jam seminggu), pekerja paruh waktu (jam kerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi tidak mencari dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain), dan setengah pengangguran (jam kerja kurang dari 35 jam seminggu dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan). 

BPS pada Agustus 2026 juga mencatat persentase pekerja penuh sebesar 67,47 atau 99,85 juta orang, pekerja paruh waktu sebesar 23,85% atau 35,29 juta orang, dan setengah pengangguran sebesar 8,68% atau 12,84 juta orang. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.