Enam Fakta di Balik Kenaikan Harga BBM Pertamax

Sejak awal tahun, Pertamax sudah naik empat kali.
Image title
2 Juli 2018, 21:12
BBM
Arief Kamaludin|KATADATA

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang dilakukan PT Pertamina (Persero) per 1 Juli 2018 ini sempat menjadi pro-kontra di tengah masyarakat. Namun, di tengah pro-kontra tersebut ada beberapa fakta di balik kenaikan harga BBM beroktan 92 tersebut.

Pertama, BBM yang dinaikkan hanya untuk Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Dexlite dan Pertamina Dex). Sedangkan untuk Premium, Solar dan Pertalite tidak mengalami perubahan harga.

Kedua, kenaikan harga tidak terjadi di semua daerah dan besarannya bervariatif di tiap provinsi. Di Pulau Sumatera, kenaikan harga Pertamax berkisar Rp 500 per liter hingga Rp 900 per liter. Tertinggi ada di Riau dari Rp 9.000 menjadi 9.900 per liter.

Kemudian di Pulau Jawa kenaikan harga sebesar Rp 600 per liter menjadi Rp 9.500 per liter. Di Sulawesi kenaikannya Rp 50 sampai 600 per liter, tertinggi di Sulawesi Selatan dari Rp 9.100 jadi Rp 9.700 per liter dan terendah Sulawesi Barat dari Rp 9.650 jadi Rp 9.700 per liter.

Advertisement

Kenaikan harga di Kalimantan Rp 600 -800 per liter. Kenaikan terendah Kalimantan Barat dari Rp 9.100 per liter jadi Rp 9.700 dan provinsi lainnya di Pulau Kalimantan naik dari Rp 8.900 menjadi 9.700 per liter.

Kenaikan itu terjadi juga di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kenaikannya dari Rp 9.000 Rp 9.500 per liter.

Di sisi lain, penurunan harga Pertamax terjadi di Nusa Tenggara Timur dari Rp 9.600 turun ke Rp 9.500. Kemudian Gorontalo menjadi Rp 9.700 dari sebelumnya Rp 9.800. Maluku turun dari 10.250 ke Rp 9.700. Maluku Utara dari Rp 11.750 ke Rp 9.700. Papua turun ke Rp 9.700 per liter dari sebelumnya Rp 11.050 per liter. Adapun Papua barat turun Rp 1.850 ke Rp 9.700 per liter.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan penurunan ini untuk menjaga daya beli. Alasannya lainnya adalah mendongkrak konsumsi. “Semoga konsumsinya bisa meningkat,” ujar dia kepada Katadata.co.id, Minggu (1/7).

Ketiga, Pertamax merupakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Umum atau nonsubsidi. Artinya Pertamax tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah, seperti Solar. Ini mengacu Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 39 tahun 2014 yang telah direvisi menjadi Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018.

Dengan tak adanya subsidi, harga Pertamax sangat terpengaruh harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah. Adapun harga Brent saat ini sudah mencapai US$ 77,61 per barel. Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sekitar Rp 14.000 per US$. 

Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018 juga menyebutkan badan usaha tidak terkecuali Pertamina tidak perlu mendapatkan persetujuan dari pemerintah untuk menentukan harga BBM kategori Umum, termasuk kenaikannya. Badan usaha hanya perlu melaporkan harga itu ke Menteri ESDM melalui Direktur Jenderal Migas.

Keempat, harga Pertamax sudah naik empat kali sepanjang tahun 2018. Perinciannya 13 Januari, 20 Januari, 24 Februari dan 1 Juli.

Kelima, harga Pertamax di Pulau Jawa, masih lebih murah daripada produk sejenis milik Shell yang dipatok Rp 9.600 per liter. Namun harga Pertamax sama dengan Performance 92 milik PT Total Oil Indonesia yakni Rp 9.500 per liter.

Sebaliknya harga Pertamax lebih mahal daripada Akra 92 yang dipatok Rp 9.200 per liter. Pertamax juga lebih tinggi daripada Revvo 92 sebesar Rp 9.400 per liter.  

(Baca: Harga BBM Pertamax di Jawa per 1 Juli Naik Rp 600, Papua Turun)

Keenam, konsumsi Pertamax lebih rendah daripada Pertalite dan Premium. Pada kondisi normal, kondisi Pertamax bisa mencapai 15 ribu kiloliter (KL). Premium 24 ribu KL dan Pertalite 46 ribu KL.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait