Pertamina Ajukan Penggabungan Kontrak Blok Mahakam dan Blok Tengah

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

15/12/2017, 11.48 WIB

Alasan penggabungan dua blok ini karena lokasinya berdekatan.

BLOK MAHAKAM
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Suasana pengeboran sumur di masa transisi alih kelola ke PT Pertamina Hulu Mahakam, di RIG Maera, South Tunu, Blok Mahakam, Kalimantan Timur, Senin (7/8). PT Pertamina Hulu Mahakam telah ditunjuk pemerintah menjadi pengelola wilayah kerja Blok Mahakam yan

PT Pertamina (Persero) mengajukan permohonan untuk mengamendemen kontrak blok Mahakam, di Kalimantan Timur. Alasannya blok Mahakam nantinya akan digabungkan dengan blok Tengah digabung menjadi satu kontrak, karena lokasi keduanya berdekatan.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tunggal mengatakan permohonan penggabungan dua kontrak itu kini masih dievaluasi. "Permohonan Pertamina begitu, tapi Menteri ESDM belum memutuskan  secara resmi. Persetujuannya menunggu hasil evaluasi tim," kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (11/12).

Blok Tengah merupakan salah satu dari delapan blok yang pengelolaannya ditugaskan ke PT Pertamina (Persero) setelah kontraknya berakhir tahun 2018. Selain Tengah ada beberapa blok yang ditugaskan yakni Sanga-Sanga, Blok Ogan Komering, Tuban, South East Sumatera (SES), Blok NSO, Blok Attaka, dan Blok East Kalimantan.

Di sisi lain saat ini masih ada perbedaan jenis kontrak blok Mahakam dan Tengah. Kontrak Blok Mahakam yang baru masih menggunakan skema bagi hasil dengan pengembalian biaya operasi (cost recovery). Sementara, pemerintah menugaskan Pertamina mengelola blok Tengah dengan memakai skema gross split.

Menanggapi hal itu, Tunggal belum mengetahui bentuk kontrak Blok Mahakam nantinya setelah disetujui untuk direvisi. "Tungu persetujuan menteri dulu, " kata dia.

Dihubungi terpisah, Senior Vice President Upstream Strategic Planning and Operation Evaluation Pertamina Meidawati mengaku belum mengetahui  rencana amendemen tersebut. "Saya belum update," kata dia, Jumat (15/12). 

(Baca: Jonan: Alih Kelola Blok Mahakam Jadi Pertaruhan Reputasi Pertamina)

Saat ini Pertamina masih menyelesaikan pengeboran sumur di Blok Mahakam sebelum ada peralihan pengelolaan. Hingga akhir tahun ini targetnya bisa mengebor 17 sumur.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan