Mitsubishi Targetkan Ekspor Expander 30 Ribu Unit Tahun Ini

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Safrezi Fitra

Rabu 25/4/2018, 18.12 WIB

Presiden Jokowi melepas ekspor perdana Expander ke Filipina.

Jokowi lepas ekspor expander
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara pelepasan ekspor perdana Mitsubishi Xpander di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Rabu (25/4).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini melepas ekspor mobil rakitan Mitsubishi Motor yakni Expander ke Filipina. Pelepasan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) tersebut dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, hari ini. Targetnya,  total ekspor produk ini bisa mencapai 30 ribu unit tahun ini.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan langkah Mitsubishi ini patut diapresiasi. Ini lantaran sektor otomotif merupakan sektor yang memiliki nilai tambah tinggi, bukan berbasis sumber daya alam, serta melibatkan rantai nilai yang banyak. "Karena hanya ada dua cara tingkatkan pertumbuhan ekonomi, investasi dan ekspor," kata Jokowi saat pelepasan ekspor perdana tersebut, Rabu (25/4).

(Baca: Luncurkan Expander di GIIAS, Mitsubishi Bidik 20% Pangsa Pasar MPV)

Selain itu, dirinya menyambut baik rencana ekspor mobil Expander yang juga menyasar negara nontradisional. Untuk awal, selain Filipina, ekspor mobil Expander akan dikirim ke Thailand serta Vietnam. Nantinya mobil ini akan dikirim pula ke negara seperti Ekuador, Bolivia, Mesir, hingga Afrika Selatan.

Meski awalnya hanya 400, ekspor Expander ke Filipina ditargetkan capai 3.000 unit tahun ini. Sedangkan untuk total ekspor Expander ke berbagai negara ditargetkan mencapai 30 ribu unit tahun ini. Jokowi berharap investasi Mitsubishi yang telah ada dapat ditingkatkan agar ekspor dapat terus digenjot.

"Ini agar ekspornya terus meningkat tiap tahun," kata Jokowi. (Baca: Permintaan Domestik Membeludak, Ekspor Xpander Mundur ke April)

Airlangga mengatakan dalam produksi Expander, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia juga telah menyertakan 120 industri komponen dalam negeri dengan tingkat kandungan lokal 65 persen. Ekspor yang dilakukan Mitsubishi bisa menyumbang peningkatan ekspor otomotif Indonesia.

Kementerian Perindustrian mencatat ekspor kendaraan bermotor dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) tahun lalu mengalami peningkatan hingga 20 persen menjadi 231 ribu. "Dalam bentuk komponen naik 1.200 persen yaitu menjadi 81 juta komponen dari 2016 (ke 2017)," kata Airlangga.

(Baca: Kemenhub Fasilitasi Mobil Perdesaan Diproduksi Massal)

Sedangkan Chief Executive Officer (CEO) Mitsubishi Motors Osamu Masuko menargetkan dapat memproduksi 10 ribu unit Expander pada pertengahan tahun ini. Sejalan dengan permintaan pasar dalam negeri dan ekspor yang terus bertambah sejak peluncuran perdana produk ini.

"Saya gembira menyampaikan bantuan dan kepercayaan pemerintah serta mitra bisnis kami," kata dia.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha