Bonus Asian Games 2018, Tercepat Sepanjang Sejarah

Tim Publikasi Katadata

Minggu 2/9/2018, 21.30 WIB

Instruksi Presiden Joko Widodo untuk mencairkan bonus para atlet sebelum keringat kering langsung dipenuhi oleh Menteri pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Menpora
Katadata

Jakarta: Instruksi Presiden Joko Widodo untuk mencairkan bonus para atlet sebelum keringat kering langsung dipenuhi oleh Menteri pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Bahkan, bonus Asian Games 2018 adalah bonus tercepat sepanjang pemberian penghargaan untuk pahlawan olahraga Indonesia. Biasanya dalam ajang multievent seperti SEA Games, bonus dicairkan setelah seluruh rangkaian pertandingan hingga ajang Para Games yang diikuti penyandang disabilitas selesai. Kira-kira ini membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan. “Tapi untuk  pemberian bonus Asian Games 2018 diberikan sebelum penutupan Asian Games 2018 berarti pemberian bonus ini kepada atlet yang tercepat. Dan bonus kali ini juga naik dari yang sebelumnya,” kata Menpora usai mendampingi Presiden diacara pemberian bonus atlet di Istana Negara Minggu (2/9) siang.

 

Anggaran bonus diambil dari anggaran Kemenpora, ditambah dengan Belanja Anggaran Umum Negara (BUN). “Kita menyediakan anggaran untuk  bonus atlet totalnya sekitar Rp. 210 miliar termasuk juga di dalamnya bonus atlet untuk non medali,” ucapnya. 

 

Semua peraih medali kata Menpora, juga akan diangkat menjadi PNS tanpa harus mengikuti tes, tetapi melalui formasi khusus PNS. Pada awal pengangkatan, atlet harus berdinas di Kemenpora. Setelah satu tahun bertugas, dan jika atlet ingin pindah ke kementerian lain atau daerah asalnya baru bisa dilakukan. Dan, meskipun para atlet nantinya berstatus PNS,  mereka bukan di ruangan tapi bisa tetap berlatih atau bekerja di pelatnas. Dengan demikian para atlet tidak usah lagi memikirkan hal-hal lain, karena mereka telah memiliki kepastian untuk masa depannya.“Sedangkan untuk  bonus rumah, kita akan bicarakan lagi dengan Kementerian PUPR, tapi yang jelas secepatnya kita akan realisasikan,” jelasnya. 

 

Terkait Olimpiade 2020 yang tinggal dua tahun lagi, Menpora mengatakan, bahwa akan membuat pelatnas model baru yang akan berdampak lebih positif untuk Olimpiade 2020. “Di mana try out itu adalah pelatnas, mereka ini  akan pertanding di luar negeri untuk meningkatkan mental atlet, karena mereka akan bertemu para atlet kelas dunia,” tutupnya. (rep)

 

Berikut Rincian Bonus Asian Games 2018

 

  1. Atlet perorangan:

 

- Emas Rp 1,5 miliar 

- Perak Rp 500 juta 

- Perunggu Rp 250 juta

 

  1. Atlet beregu:

 

- Emas Rp 750 juta per-orang

- Perak Rp 300 juta per orang 

- Perunggu Rp 150 juta per orang

 

  1. Pelatih perorangan/ganda:

 

Emas Rp 450 juta 

- Perak Rp 150 juta 

- Perunggu Rp 75 juta

 

  1. Pelatih beregu:

 

- Emas Rp 600 juta 

- Perak Rp 200 juta 

- Perunggu Rp 100 juta

 

  1. Pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:

 

- Emas Rp 225 juta 

- Perak Rp 75 juta 

- Perunggu Rp 37,5 juta

 

  1. Asisten pelatih perorangan/ganda:

 

- Emas Rp 300 juta 

- Perak Rp 100 juta 

- Perunggu Rp 50 juta

 

  1. Asisten pelatih beregu:

 

- Emas Rp 375 juta 

- Perak Rp 125 juta

- Perunggu Rp 62,5 juta

 

  1. Asisten pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:

 

- Emas Rp150 juta

- Perak Rp 50 juta 

- Perunggu Rp 25 juta.

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha