Lebih dari Seribu Titik, Sandiaga Hanya Habiskan 10% Dana Kampanye

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Hari Widowati

8/1/2019, 08.22 WIB

Biaya kampanye Sandiaga rendah karena relawan dan masyarakat ikut menyumbang dana secara sukarela.

Sandiaga Uno
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengadakan syukuran di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandi , Menteng, Jakarta Pusat (7/1). Syukuran ini sebagai memperingati 1.000 titik kunjungan kampanye setelah ditetapkan sebagai cawapres.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim hanya menghabiskan sekitar 10% dari total dana kampanye untuk mencapai lebih dari seribu titik seluruh Indonesia. Sisa dana kampanye yang ada lebih banyak digunakan untuk konsolidasi teritori, jaringan, dan acara-acara lain.

"Ini (kampanye di lebih seribu titik) yang kami lakukan sepersepuluh atau seperdelapan dari total biaya," kata Sandiaga, dalam syukuran di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga, Jakarta, Senin (7/1) malam.

Menurut laporan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), total dana kampanye mereka hingga awal Januari 2019 mencapai Rp 54 miliar. Artinya, kampanye Sandiaga hanya menghabiskan dana sekitar Rp 5,4 miliar.

Menurut Sandiaga, hematnya biaya kampanye di lebih dari seribu titik itu karena timsesnya selama ini dibantu oleh para relawan. Mereka kerap membantu memberikan dana secara sukarela.

Mereka juga membantu merencanakan kampanye di berbagai titik. "Saya lihat banyak sekali sumbangsih dari relawan yang tidak terekam," kata Sandiaga.

(Baca: Sejak Agustus 2018, Sandiaga sudah Kampanye Lebih dari Seribu Titik)

Selain itu, Sandiaga mengaku jika dirinya tak perlu banyak biaya untuk memobilisasi massa. Pasalnya, masyarakat secara sukarela hadir ketika dia berkampanye.

Bahkan, masyarakat terkadang datang dengan menyumbangkan uang. Hal ini dinilai meringankan beban biaya kampanye di lebih dari seribu titik tersebut. "Kami berterima kasih juga di syukuran ini kepada masyarakat yang sudah begitu antusias," kata Sandiaga.

Sandiaga sebelumnya tercatat telah berkampanye di 1.002 titik di seluruh Indonesia. Rinciannya, Sandiaga telah berkampanye di 77 kabupaten, 47 kota, dan 27 provinsi.

Selain itu, Sandiaga sudah mendatangi 77 pasar dan 102 pondok pesantren. Sandiaga mengaku sudah melakukan 83 kali perjalanan udara, tujuh kali menggunakan kereta api, dan satu kali kapal ferry.

Perjalanan tersebut ditempuh dengan jarak sejauh 107 ribu kilometer dalam 120 hari berkampanye. Sandiaga mengatakan, jarak tempuh perjalanan kampanyenya setara dengan 2,5 kali lipat keliling dunia. "40 ribu kilometer adalah panjang keliling dunia. Ini sudah 107 ribu kilometer," ujar Sandiaga.

(Baca: Misteri Dana Kampanye Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019)

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha