Fokus Biayai Unicorn, Laba SoftBank Tumbuh Tiga Kali Lipat

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

8/8/2019, 10.55 WIB

"Ini pertama kalinya, laba bersih kuartalan kami melampaui 1 triliun yen Jepang," kata CEO Softbank Masayoshi Son.

Laba SoftBank naik tiga kali lipat lebih.
123RF.com/Tupungato
Ilustrasi, pejalan kaki melintas di salah satu gedung SoftBank di Jepang. Laba SoftBank naik tiga kali lipat lebih.

Perusahaan teknologi asal Jepang, SoftBank Group membukukan laba bersih US$ 10,6 miliar sepanjang April-Juni 2019. Pencapaian itu tumbuh lebih dari tiga kali lipat atau 257,6% dibanding periode sama tahun lalu (year on year/yoy).

"Ini adalah pertama kalinya, laba bersih kuartalan kami melampaui 1 triliun yen Jepang (1,12 triliun yen). Ini kinerja yang luar biasa," kata CEO SoftBank Masayoshi Son dikutip dari AFP, kemarin (7/8). 

Dalam pernyataan resminya, SoftBank Group mengatakan bahwa kenaikan laba ini ditopang oleh keuntungan yang tertunda dari penjualan sahamnya di Alibaba pada 2016 lalu. Alhasil, pendapatannya mencapai 857 miliar yen.

Penjualan Softbank juga naik 2,8% menjadi 2,34 triliun Yen. Namun, laba operasionalnya turun 3,7% menjadi 690 miliar yen.

(Baca: Bos Softbank Group Janji Investasi Besar-besaran di Indonesia)

Awalnya SoftBank merupakan produsen perangkat lunak. Di bawah kepemimpinan Masayoshi, perusahaan SoftBank berubah menjadi perusahaan investasi dan menjalankan proyek di luar bisnis intinya.

Perusahaan tersebut juga baru saja meluncurkan SoftBank Vision Fund 2. Korporasi di bidang investasi itu mempunyai dana US$ 108 miliar, untuk disalurkan ke berbagai startup.

SoftBank pun mengalokasikan US$ 38 miliar untuk Vision Fund 2. Investor lainnya yakni Apple, FoxConn Technology Group, Microsoft Cor, beberapa bank Jepang dan perusahaan lain. Masayoshi mengatakan, total investasinya bisa tumbuh karena pembicaraan masih berlangsung dengan investor lain.

Masayoshi mengatakan bahwa fokus investasi perusahannya adalah unicorn atau startup bervaluasi lebih dari US$ 1 miliar. Namun, ia memutuskan untuk turut membiayai inovasi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). 

(Baca: Softbank Gencar Kucurkan Dana ke Startup Indonesia, Siapa Selanjutnya?)

Salah satunya, SoftBank meningkatkan modalnya di Grab sebesar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28,4 triliun. Melalui pendanaan ini, Grab dan SoftBank ingin menciptakan jaringan transportasi generasi selanjutnya untuk Indonesia. Caranya, dengan membangun ekosistem kendaraan elektrik (electric vehicle).

Selain itu, kedua perusahaan ini akan mengembangkan solusi geo-mapping untuk mendorong adopsi teknologi di Indonesia. “Sektor teknologi di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan saya sangat senang dapat berinvestasi bagi masa depan Indonesia melalui Grab, senilai US$ 2 miliar,” kata Masayoshi dalam siaran pers, beberapa waktu lalu (29/7).

(Baca: Bos Softbank Bertemu Jokowi Senin Pekan Depan, Apa yang Ditawarkan?)

Grafik:

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN