Pertamina Gandeng Elnusa Optimalkan Penanganan Tumpahan Minyak ONWJ

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Happy Fajrian

29/8/2019, 16.35 WIB

Elnusa akan menyediakan tambahan peralatan dan jasa operasional untuk penanggulangan tumpahan minyak.

tumpahan minyak, onwj, pertamina hulu energi, elnusa
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Warga mengumpulkan tumpahan minyak (Oil Spill) yang tercecer di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat, Senin (22/7/2019). Tumpahan minyak tersebut tercecer di sepanjang pantai Sedari hingga pantai Cemarajaya akibat kebocoran pipa proyek eksplorasi minyak milik Pertamina.

Pertamina Hulu EnergiOffshore Northwest Java (PHE ONWJ) menggandeng sejumlah pihak dalam menangani tumpahan minyak yang terjadi di Anjungan YYA di Pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat. Salah satunya yakni Elnusa untuk penyediaan tambahan peralatan penanggulangan tumpahan minyak dan penyediaan jasa operasional di lapangan.

VP Relations Pertamina Hulu Energi (PHE) Ifki Sukarya menjelaskan, Elnusa ditunjuk PHE ONWJ dalam pengadaan peralatan penanganan tumpahan minyak seperti mesin giant skimmer berikut operatornya yang merupakan tenaga kerja asing (TKA) untuk mempercepat pembersihan tumpahan minyak yang sudah menyebar.

“Untuk memastikan agar operasi penanggulangan tumpahan minyak dapat berjalan lancar, operator peralatan yang didatangkan perlu melakukan survey awal di lapangan dengan menaiki kapal. Saat ini TKA tersebut telah kembali ke negaranya dan hanya akan mulai bekerja bila izin kerja TKA telah dipenuhi,” ujar Ifki dari keterangan tertulis, Kamis (29/8).

(Baca: Pertamina Akan Beri Uang Tunai untuk Korban Tumpahan Minyak Blok ONWJ)

Lebih lanjut pihaknya memastikan TKA yang membantu operasi ini, telah mengikuti prosedur, peraturan dan perundangan ketenagakerjaan yang berlaku sehingga penanganan anjungan YYA bisa segera tuntas.

Selain itu menurutnya PHE ONWJ juga menggandeng putra-putri terbaik Indonesia di entitas anak Pertamina, seperti Pertamina Patra Niaga, Pertamina Trans Kontinental hingga Pelita Air Services, untuk secara optimal dalam menangani anjungan YYA baik untuk well control, maupun untuk menangani tumpahan minyak di offshore maupun onshore.

“Beberapa pihak memang digandeng membantu penanganan anjungan, hal ini sebagai upaya terbaik penanganan di lokasi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, dan kami pastikan semua operasi penanganan Anjungan YYA di bawah pimpinan Incident Commander PHE dan dikoordinasikan dengan Incident Management Team (IMT) PHE.” jelasnya.

Seperti diketahui, PHE ONWJ memakai perusahaan well control kelas dunia, Boots & Coots untuk mematikan sumur YYA-1. Perusahaan asal AS itu berpengalaman dan telah terbukti menghentikan insiden serupa, dengan skala jauh lebih besar di Lapangan Macondo, Teluk Meksiko, Amerika Serikat.

(Baca: Rini Targetkan Pertamina Selesaikan Tumpahan Minyak Bulan Depan)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan