Panduan Wisata ke Taman Nasional Lorentz, Google Doodle Hari Ini

Penulis: Pingit Aria

4/12/2019, 15.24 WIB

Membentang di kawasan seluas 2,4 juta hektare yang terdiri dari padang rumput, rawa dan pegunungan, Wisata ke Taman Nasional Lorentz butuh fisik yang kuat.

Taman Nasional Lorentz berada di Papua.
Panji A. Nuariman via KLHK
Taman Nasional Lorentz berada di Papua.

Google hari ini menampilkan ilustrasi Taman Nasional Lorentz di laman pencariannya. Google Doodle dengan ilustrasi burung beo pesquet dan latar belakang pegunungan tersebut dibuat untuk memperingati hari jadi Taman Taman Nasional Lorentz pada 4 Desember.

Dengan kawasan seluas 2,4 juta hektare, Lorentz menjadi taman nasional terluas di Asia Tenggara. Wilayah Taman Nasional Lorentz yang mencakup 10 kabupaten di Provinsi Papua ini bisa jadi tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Berada di antara dua lempeng benua, Taman Nasional Lorentz menjadi rumah bagi beragam ekosistem. Di dalamnya ada padang rumput, rawa, pantai, hutan hujan, dan pegunungan alpine yang memiliki gletser tropis yang langka.

Ya, Puncak Jaya Wijaya yang terkenal juga ada di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz. Selain itu, ada panorama bentangan es di Puncak Cartenz yang berada di ketinggian 4.760 – 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kemudian, ada juga Danau Habema di ketinggian 3.000 mdpl Distrik Palebaga yang bisa jadi salah satu spot wisata alam menarik.

(Baca: Jokowi Harap Infrastruktur Pendukung di 5 Bali Baru Rampung pada 2020)

Bagi penikmat Wisata budaya, Festival Lembah Baliem di Kabupaten Wamena, Papua, pada bulan Agustus. Kawasan ini merupakan rumah bagi Suku Nduga, Suku Dani, Suku Amungme, Suku Sempan, dan Suku Asmat.

Tak hanya itu saja, Taman Nasional Lorentz juga jadi rumah bagi beragam jenis flora dan fauna. Dilansir dari situs resmi Taman Nasional Lorentz, ada lebih dari 42 jenis mamalia, termasuk beberapa di antaranya adalah spesies baru bagi Papua.

Taman Nasional Lorentz
Taman Nasional Lorentz (Panji A. Nuariman via KLHK)

 

Spesies baru tersebut salah satunya adalah kangguru pohon. Berbeda dengan kangguru Australia, jenis ini berwarna hitam dan putih, bertubuh besar, dan ditemukan di daerah perbukitan.

Taman Nasional Lorentz juga merupakan habitat Daerah Burung Endemik (DBE). Ada sekitar 45 spesies burung dengan sebaran terbatas di sana, termasuk beo pesquets, burung nambur archbold, dan cendrawasih.

Berbagai hal yang terdapat di Taman Nasional Lorentz bisa Anda nikmati lewat berbagai kegiatan. Misalnya pertunjukan kehidupan liar, pendakian Puncak Jaya disebut juga Carstensz Pyramid, dan atraksi budaya.

(Baca: Menhub Masih Bahas Penyeimbang Harga Avtur untuk Tekan Tiket Pesawat)

Bagaimanapun, akses untuk mencapai Taman Nasional Lorentz masih cukup sulit. Salah satu jalur yang bisa ditempuh adalah melalui Timika. Dari sana, Anda bisa menggunakan pesawat perintis ke Kabupaten Panilia yang berada di bagian utara Taman Nasional Lorentz. Setelahnya, Anda harus menempuh perjalanan laut menuju pelabuhan Sawa Erma dan berjalan kaki ke beberapa lokasi.

Sedangkan dari Kota Wamena, Anda bisa mencapai bagian selatan taman nasional menggunakan mobil ke Danau Habema kemudian berjalan kaki ke Puncak Trikora.

Berwisata ke Taman Nasional Lorentz membutuhkan fisik yang prima. Sebab, bentang alamnya terdiri dari pegunungan dengan medan yang cukup berat dengan kondisi cuaca yang tak terprediksi.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan