Luhut Buka Peluang Blok Rokan Dikelola Bersama Pertamina dan Chevron

Anggita Rezki Amelia
26 Juli 2018, 21:25
Luhut Binsar Pandjaitan
Katadata
Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

Pada pertemuan pertama Selasa lalu (24/7), menurut Luhut petinggi Chevron mengungkapkan rencana investasi hingga US$ 88 miliar dan produksi hingga 700 ribu barel per hari selama 20 tahun jika kontrak diperpanjang. Adapun  pertemuan kedua yakni Jumat (26/7) dan tidak dihadiri Yanto Sianipar.

Di sisi lain, Pertamina sudah presentasi proposal Blok Rokan di Kementerian ESDM, Kamis (19/7). Namun proposal Pertamina sempat dikembalikan lantaran kurang lengkap. Kemudian, Pertamina melengkapi proposalnya Rabu (26/7).

Saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi proposal Chevron dan Pertamina. Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan evaluasi ini untuk mencari yang bisa memberikan yang terbaik untuk negara. “Targetnya awal Agustus selesai," ujar dia di Jakarta, Kamis (26/7).

(Baca: Proposal Lengkap, Pertamina Siap Rebut Blok Rokan dari Chevron)

Ada beberapa hal yang dinilai oleh Kementerian ESDM dalam memutuskan nasib Blok Rokan. Di antaranya aspek komersial yang ditawarkan kedua perusahaan, komitmen kerja pasti lima tahun pertama, komitmen lanjutan setelah lima tahun pertama, dan besaran bonus tanda tangan. 

Halaman:
Reporter: Anggita Rezki Amelia

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...