Hilirisasi Nikel, Tembaga, Berpotensi Kerek Konsumsi Listrik Nasional

Muhamad Fajar Riyandanu
30 November 2022, 18:34
smelter, hilirisasi, tembaga, nikel, konsumsi listrik
Wahyu Dwi Jayanti | KATADATA
Suasana pabrik pemurni tembaga PT Smelting, Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/6/2019).

Pada kesempatan tersebut, Arifin memaparkan potensi sumber daya dan cadangan mineral yang terkandung dalam perut bumi Indonesia. Untuk nikel, Indonesia memiliki cadangan yang bisa dimanfaatkan sebesar 5,7 miliar ton dari total 17,69 miliar ton. "Masih ada 12 miliar ton yang harus kita buktikan barangnya itu ada apa tidak," ujarnya.

Selanjutnya dari sisi mineral tembaga, mantan direktur utama PT Pupuk Indonesia ini mengatakan bahwa pemerintah telah mencatat cadangan bijih tembaga sebesar 3 miliar ton, sementara jumlah total sumber dayanya mencapai 15,96 miliar ton.

Total sumber daya tembaga tersebut berasal dari sejumlah lokasi pertambangan diantaranya tambang tembaga PT Freeport Indonesia di Papua, dan tambang tembaga di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi.

Lebih lanjut, Kementerian ESDM juga menulis cadangan bijih bauksit di dalam negeri sebayak 3,22 miliar ton dengan sumber daya sebesar 6,63 milar ton. Sementara untuk besaran cadangan timah berada di angka 6,84 miliar m3 dengan total sumber daya sebanyak 7,16 m3.

"Bicara hilirsasi, tentunya kita harus mengetahui apa yang akan kita bisa hilirisasikan dan punya gak kita barangnya," ujar Arifin.

Halaman:
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...