Bapanas Ungkap Penyebab Harga Beras Medium Tembus Rp 15.000 per Kg

Andi M. Arief
6 Desember 2023, 18:07
beras, harga beras
ANTARA FOTO/Henry Purba/agr/nym.
Ilustrasi. Pemerintah telah menyalurkan bantuan pangan untuk mengurangi dampak kenaikan harga pangan telah disalurkan sejak bulan April 2023 dan akan diteruskan hingga bulan Maret 2024.

Kenaikan harga beras juga berdampak pada inflasi September 2023 yang mencapai 0,19%. Kontribusi harga beras ke inflasi mencapai 0,18%.Adapun harga beras eceran mencapai Rp 13.799 per kg, naik 5,61% secara bulanan atau 18,44% secara tahunan.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan bahwa penyaluran bantuan pangan untuk mengurangi dampak kenaikan harga pangan telah disalurkan sejak bulan April 2023 dan akan diteruskan hingga bulan Maret 2024. “Jadi nanti bulan Januari, Februari, Maret diberikan lagi,” kata Jokowi, dalam siaran pers pada Senin (4/12).

Pemerintah tengah mematangkan rencana pengadaan 1,5 juta ton beras impor untuk menjalankan program pemberian bantuan beras 10 kilogram (kg) mulai Januari sampai dengan Juni 2024. Bantuan penyaluran beras ini menyasar kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Di sisi lain, pemerintah akan mengatur mekanisme insentif berupa potongan bea masuk kepada Perum Bulog selaku pihak importir senilai Rp 450 per kilogram (kg) guna memperlancar arus pengiriman beras impor. Adapun selisih kekurangan tersebut bakal dibayar oleh Kementerian Keuangan. Pemberian stimulus itu bertujuan untuk menjaga harga beras tetap terjangkau di tengah kurs rupiah yang kian mendekati Rp 16 ribu per dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Negara juga menyebut bahwa perlindungan sosial lain dari pemerintah berupa bantuan El Nino juga akan turut disalurkan kepada masyarakat untuk periode November-Desember 2023. “Ini akan ditransfer November-Desember Rp 400 ribu, kira-kira di minggu ini atau minggu depan—yang belum,” ujar Jokowi.


Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...