Kontribusi Industri Musik Minim Dinilai karena Infrastruktur Terbatas

Image title
11 Februari 2019, 21:00
Grup Musik Menteri Kabinet Kerja
Sekretariat Presiden
Sejumlah anggota Kabinet Kerja membentuk grup musik bernama Elek Yo Band.

Di dalam negeri sebelumnya ada gedung pertunjukan musik di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara bernama Mata Elang International Stadium (MEIS). Bangunan berkapasitas 200.000 orang ini terpaksa tutup per 26 Juni 2014. Keputusan tersebut dilakukan PT MEIS karena konflik terkait perizinan yang melibatkan perseroan serta pengelola Ancol Beach City.

(Baca juga: Kontroversi 6 Pasal RUU Permusikan yang Ingin Dihapus oleh Musisi)

Di tengah gaduh Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Permusikan, Sandy menilai bahwa regulasi selayaknya mampu menawarkan solusi atas berbagai perkerjaan rumah termasuk soal minimnya infrastruktur penduduk tersebut.

"Musisi Indonesia butuh banyak hal selain gedung pertunjukan musik, yaitu kemudahan perizinan dan perlindungan regulasi. (Misalnya) agar setiap karya yang kami buat itu selalu dikutip (secara jelas)," ujarnya.

Dengan kata lain, perihal krusial yang semestinya diatur dalam RUU Permusikan adalah tata kelola industri musik. Yang sekarang terjadi adalah sebagian musisi menolak kehadiran draf regulasi ini.

Halaman:
Reporter: Rizka Gusti Anggraini
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...