Mengulas Enam Agama di Indonesia dari Sejarah sampai Tempat Ibadah

Siti Nur Aeni
5 Oktober 2021, 11:33
Mengulas Enam Agama di Indonesia dari Sejarah sampai Tempat Ibadah
Lapangan_banteng official/instagram
Letak Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral berdekatan, bentuk kerukunan umat beragama di Indonesia.

Selain suku, bahasa, dan budaya, agama di Indonesia juga beragam. Keberagaman tersebut menjadikan negara kita semakin kaya akan nilai sosial. Sebagai negara yang mengakui banyak agama, Indonesia menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali.

Indonesia bukanlah negara yang menjalankan pemerintahkan berdasarkan hukum agama tertentu. Namun negara kita mengakui agama atau kepercayaan kepada Sang Pencipta sebagai elemen penting.

Advertisement

Bukti bahwa Indonesia menghargai agama tertuang dalam sila pertama Pancasila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dari sinilah kita paham bahwa agama atau kepercayaan menjadi hal yang penting.

Menurut data di indonesia.go.id, ada enam agama yang diakui di Indonesia. Dari keenam agama tersebut jumlah pengikutnya tidak sama. Islam menjadi agama yang paling banyak penganutnya. Sebanyak 87,2 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Penjelasan lebih lengkap mengenai agama-agama tersebut, sebagai berikut.

Agama Islam

Agama Islam masuk ke Indonesia dari berbagai tempat. Sejarah masuknya Islam ke Nusantara bahkan melahirkan teori-teori yang berbeda. Mengutip dari Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 11(1), berikut penjelasan tentang masuknya Islam ke Indonesia.

1. Teori Arab

Teori ini menjelaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang Arab pada tahun 674 masehi. Teori ini didukung dengan adanya nisan bertuliskan Ha-Mim yang artinya 670 masehi.

2. Teori Gujarat

Teori ini menyebutkan bahwa Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh ulama dari Gujarat, India. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi munculnya teori ini.

  • Fakta tentang peran bangsa Arab dalam menyebarkan Islam di Indonesia kurang.
  • Sudah terjalin hubungan dagang India – Indonesia.
  • Adanya inkripsi tentang Islam di Sumatera yang membuktikan hubungan antara Sumatera dengan Gujarat.

3. Teori Persia

Teori yang ketiga yaitu teori Persia yang menyebutkan bahwa Islam masuk ke Nusantara dibawa oleh orang-orang dari Persia. Beberapa alasan munculnya teori ini sebagai berikut:

  • Terdapat peringatan 10 Muharram satau hari Asyura seperti peringatan orang Syi’ah atas terbunuhnya Husein bin Ali.
  • Terdapat kerjasama ajaran Syeh Siti Jenar dengan ajaran Sufi Irain al-Hallaj.
  • Penggunaan bahasa Iran dalam pengajian Qur;an tinggal awal dengan cara mengeja huruf Arab.
  • Ditemukan nisan makam Malikul Saleh (1297) dan makam Malik Ibrahim (1419) di Gresik.
  • Mahzab Syafi’i banyak diikuti umat Islam di Indonesia. Mahzab ini menjadi mahzab utama di Malabar.

4. Teori Cina

Ada juga yang menyebutkan Islam masuk ke Indonesia lewat jalur perdagangan abad 7 – 8 masehi dibawa oleh pedagang dari Cina.

Sayangnya teori ini terbilang lemah karena tidak ada bukti tentang kehadiran masyarakat Cian di Nusantara meskipun banyak ditemukan keramik dari Negeri Tirai Bambu. Keramik-keramik tersebut diketahui datang dibawa oleh pihak perantara non Cina. 

5. Teori Turki

Teori ini menyebutkan bahwa Islam datang ke Indonesia dibawa oleh orang dari Turki. Alasan yang mendasari munculnya teori ini yaitu:

  • Banyak ulama Turki yang berdakwah di Indonesia.
  • Adanya kibat karangan ulama Kurdi yang menjadi rujukan.
  • Pengaruh ulama Ibrahim al-Kurani yang merupakan ulama Turki di Indonesia.
  • Adanya tradisi berzanji di Indonesia.

Kitab Suci Agama Islam

Agama yang ada di Indonesia ini memiliki kitab suci bernama Al-qur’an. Kitab suci ini di turunkan di Kota Mekkah dan Madinah dengan menggunakan bahasa Arab. Di dalam Al-qur’an ada 114 surat dan 30 jus.

Al-qur’an menjadi pedoman hidup bagi umat Islam. Didalamnya ada petunjuk, perintah, dan larangan untuk umat Islam.

Tempat Ibadah Agama Islam

Tempat ibadah agama di Indonesia ini yaitu masjid. Bagi umat Islam, masjid digunakan untuk berbagai keperluan seperti sholat, mengaji, hingga musyawarah keagamaan. Mengutip dari “Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia”, berikut ini beberapa masjid bersejarah yang ada di Indonesia.

  • Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
  • Masjdi Rata Al-Mashun Medan
  • Masjid Raya Syekh Bruhanuddin
  • Masjid Raya Pekanbaru
  • Masjid Agung Banten
  • Masjid Besar Kauman Yogayakarta
  • Masjid Jami Kudus
  • Dan beberapa nama masjid lainnya yang ada di seluruh provinsi di Indonesia.

Agama Protestan

Agama yang diakui di Indonesia berikutnya yaitu Protestan. Menurut keterangan di indonesia.go.id, pengikut Protestan di Indonesia ada sekitar 6,9 persen.

Menurut penjelasan di Shanan Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1(1), agama Protestan tidak bisa lepas dari pengaruh Belanda. Pada awal masuknya VOC ke Indonesia, Protestan mendapatkan perhatian lebih.

Sebelumnya masyarakat Indonesia banyak yang menganut Kristen Katolik selama penjajahan Protugis. Namun sejak Protugis digantikan Belanda sistem kepercayaan masyarakat juga ikut berubah. Masyarakat Indonesia akhirnya banyak yang memeluk Protestan baik karena keinginanan sendiri maupun karena pemaksanaan dari VOC.

Kibat Suci Agama Protestan

Agama protestan juga memiliki kitab suci sebagai pedoman hidup umatnya. Kitab suci agama ini bernama Al-Kitab. Mengutip dari Jurnal Magenang 2(2), dalam agama Kristen dikenal istilah kanon atau canon yang berarti sebuah aturan atau standar.

Pada jurnal tersebut juga dijelaskan bahwa kanon Protestan terdapat perjanjian lama. Ruang lingkup perjanjian tersebut yaitu kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan.

Tempat Ibadah Agama Protestan

Tempat ibadah agama di Indonesia ini yaitu gereja. Sejarah tempat ibadah ini juga tidak lepas dari pengaruh Belanda. Pada “Buku Siswa Sejarah Gereja Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen”, dijelaskan bahwa pada masa kolonial Belanda, gereja Protestan di Indonesia berkembang sangat pesat serta masuk dalam pengawasan dan tanggung jawab VOC.

Bagi pemerintah Belanda, gereja-gereja tersebut sangat istimewa. Bahkan jemaat-jemaat di Indonesia merupakan perwujudan jemaat gereja Belanda dengan asas ajaran Calvinis.

Pada buku tersebut juga disebutkan beberapa gereja Protestan di Indonesia yang bersejarah. Berikut daftarnya:

  • Gereja Protestan di Maluku
  • Gereja Protestan di Tenrate dan Tidore
  • Gereja Protestan di Sulawesi Utara
  • Gereja Protestan Injili di Minahasa
  • Gereja Protestan di Sangir Talaud

Agama Katolik

Katolik menjadi agama di indonesia yang berada di posisi ketiga. Pengikuti Katolik menurut data di indonesia.go.id sebanyak 2,9 persen.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement