Saingi Shopee - Tokopedia, Blibli Gaet BCA Buat Kartu Kredit Khusus

Blibli menggaet BCA untuk memperkuat strategi omni-channel. E-commerce besutan Grup Djarum ini sebelumnya mengakuisisi saham Ranch Market.
Image title
11 Oktober 2021, 17:12
Blibli, BCA, bank, grup djarum, shopee, tokopedia
Blibli.com
Blibli bekerja sama dengan BCA

Blibli berkolaborasi dengan Bank Central Asia (BCA) membuat kartu kredit khusus, bernama BCA Blibli Mastercard. Perusahaan menilai, kerja sama ini mampu menunjang strategi omni-channel agar bersaing dengan e-commerce lain, seperti Shopee dan Tokopedia.

Omni-channel merupakan pendekatan pemasaran yang mengintegrasikan banyak kanal untuk memberikan pengalaman pelanggan secara efektif. "Kami andalkan omni-channel ini agar pelanggan mendapatkan nilai tambah," kata CO-Founder sekaligus CEO Blibli Kusumo Martanto saat konferensi pers virtual, Senin (11/10).

Kusumo mengatakan, Blibli membuat kartu kredit khusus dan menyediakan fasilitas pembayaran alternatif kepada pengguna.

Blibli menurutnya menjadi e-commerce pertama yang mempunyai kartu kredit khusus. Selain itu, Blibli memberikan manfaat lain, seperti promo. 

Pengguna akan langsung mendapatkan bonus Rp 650 ribu. Selama periode peluncuran, 5.000 pendaftar pertama bakal memperoleh uang kembali (cashback) hingga 50%.

Pengguna Blibli bisa mendaftar untuk mendapatkan kartu kredit khusus ini di platform. Nasabah BCA dapat memperoleh kartu ini dengan cara konfirmasi. Sedangkan yang bukan nasabah, harus registrasi dengan menyertakan identitas diri.

Executive Vice President BCA I Ketut Alam Wangsawijaya memperkirakan, penggunaan kartu kredit kembali masif seiring dengan penurunan kasus positif Covid-19. "Ini akan menimbulkan prospek baru bagi kartu kredit," katanya.

Ia optimistis angka penggunaan kartu kredit pada akhir tahun tumbuh seperti sebelum ada pandemi corona. "Transaksi pada September sudah bergerak naik, dan cepat rebound. Ada potensi yang selama ini terpendam," katanya.

BCA mencatatkan nilai transaksi kartu kredit Rp 42 triliun pada September.

Sebelumnya, Blibli juga menjajaki strategi omni-channel dengan cara berinvestasi di perusahaan ritel modern Ranch Market. E-commerce besutan Grup Djarum ini mengakuisisi 51% saham Ranch Market, dengan nilai transaksi pengambilalihan Rp 2,03 triliun.

Blibli juga dikabarkan telah menunjuk Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley sebagai penasihat untuk menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada awal tahun depan. 

Dikutip dari Bloomberg pada Agustus, selain bekerja sama dengan lembaga keuangan asing tersebut, Blibli menggandeng sejumlah lembaga perbankan untuk menjadi penasihat keuangan dan menjajaki potensi penjualan saham perdana. 

Sumber Bloomberg mengatakan, perundingan masih berada pada tahap awal, sehingga target perolehan dana dari aksi korporasi ini belum dapat ditentukan. Menurut dia, valuasi akan bergantung pada bisnis yang dimasukkan dalam perusahaan.

Hingga saat ini, Blibli telah bekerja sama dengan sekitar 100 ribu mitra bisnis. Berdasarkan data iPrice, jumlah kunjungan ke platform Blibli per bulan pada kuartal II mencapai 18,4 juta. Posisinya masih jauh di bawah Tokopedia dan Shopee. 

Jumlah kunjungan ke platform Tokopedia 147,79 juta per bulan di Indonesia pada kuartal II. Sedangkan Shopee 126,99 juta.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait