Grab dan Gojek Beri Peringatan ke Pengemudi Ojek Online jika Ada Badai

BRIN memberi peringatan mengenai potensi badai dan banjir di Jabodetabek hari ini (28/12). Pengemudi ojek online Gojek dan Grab mencatatkan penurunan order selama sepekan saat musim hujan.
Lenny Septiani
28 Desember 2022, 11:10
ojek online, gojek, grab, badai, hujan
ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di depan Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin (5/9/2022).

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi badai dahsyat akan melanda Jakarta dan sekitarnya hari ini (28/12). Mitra pengemudi ojek online Grab dan Gojek mengatakan, perusahaan biasanya memberikan pemberitahuan mengenai cuaca.

Mitra pengemudi Grab Eko Prasetyo (35 tahun) mengatakan, pemberitahuan seperti itu biasanya disampaikan oleh perusahaan melalui fitur pesan di Aplikasi. "Biasanya pesan terkait, ‘menjaga kondisi badan, utamakan keselamatan, dan memakai jas hujan’," katanya kepada Katadata.co.id, Rabu (28/12).

Namun kali ini, ia tidak tidak mendapat pesan terkait potensi badai. Meski begitu, Grab sudah memberikan notifikasi mengenai prediksi cuaca selama sepekan yakni 26 Desember 2022 - 1 Januari 2023.

Eko menambahkan, Grab tidak menyediakan fitur peringatan banjir. Padahal menurutnya ini dibutuhkan.

Ia juga menyampaikan, order menurun selama musim hujan, terutama pengantaran penumpang dan paket. "Lebih banyak pemesanan antar-makanan," katanya.

Mitra pengemudi Gojek Rusdi (42 tahun) juga tidak mendapat pesan terkait potensi badai atau cuaca buruk di aplikasi. “Biasanya ada (terkait cuaca buruk),” kata dia kepada Katadata.co.id, Rabu (28/12).

Ia mencatat, order turun selama musim hujan dari sekitar Rp 150 ribu – Rp 170 ribu menjadi Rp 100 ribu – Rp 120 ribu.

Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia Dewi Nuraini menyampaikan, perusahaan aktif memberikan informasi berupa tips berkendara saat musim hujan. "Jadi, mereka bisa lebih berhati-hati dan selalu memantau informasi terkini," ujarnya kepada Katadata.co.id, Rabu (28/12).

Katadata.co.id sudah mengonfirmasi Gojek mengenai ada tidaknya peringatan mengenai potensi hujan lebat di Jabodetabek kepada mitra pengemudi taksi dan ojek online. Namun belum ada tanggapan.

Sebelumnya, BRIN meminta masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mewaspadai potensi banjir pekan ini.

"Siapapun Anda, yang tinggal di Jabodetabek khususnya Tangerang dan Banten, mohon bersiap hujan ekstrem dan badai dahsyat," ujar Peneliti BRIN Erma Prihastin di Twitter, Senin (26/12).

Namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, peluang terjadinya badai dahsyat kecil hari ini.

"Berdasarkan prakiraan cuaca pada 28 Desember, umumnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Namun bukan badai," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dikutip dari Twitter BMKG, Rabu (28/12).

Guswanto meminta masyarakat tetap tenang dan memperbarui informasi lewat kanal resmi BMKG. Mereka juga mengimbau masyarakat waspada terhadap dampak hujan. "Yaitu adanya potensi bencana hidrometeorologi," katanya.

Sedangkan Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan, badai menurut terminologi adalah bagian dari hujan lebat dan angin yang terkait siklon tropis. "Atau angin kencang yang menyertai cuaca buruk berkecepatan 64-72 knot," ujarnya.

Sedangkan BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi hingga awal Januari 2023. Hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi pada Jumat (30/12).

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait