Produksi Listrik Surya Global Susut 5,8% Akibat Polusi, PLTU Jadi Biang Keladi
Studi terbaru menunjukkan aerosol yang banyak dihasilkan pembangkit listrik energi uap (PLTU) batu bara menghalangi sinar matahari secara signifikan. Kondisi ini membuat berkurangnya produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) global.
Berdasarkan hasil studi bertajuk Coal Plants Persist as a Large Barrier to the Global Solar Energy Transition, produksi listrik dari PLTS berkurang 5,8 persen pada 2023. Ini setara dengan hilangnya 111 terawatt-jam (TWh) listrik, atau kira-kira sama dengan produksi listrik dari 18 PLTU batu bara berukuran menengah.
Artinya, hampir sepertiga dari tambahan listrik yang dihasilkan PLTS baru tergerus oleh polusi udara.
