PLN Sebut Pemberian Token Gratis Bulan Ini Bisa Lebih Cepat

Pemerintah memperpanjang token gratis hingga September 2020. PLN yakin pemberian insentif tersebut bisa berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Image title
1 Juli 2020, 18:19
pln, listrik
PLN
Ilustrasi, layanan Whatsapp PLN. PLN memberikan kode voucher untuk pelanggan prabayar yang berhak mendapatkan diskon tarif listrik. Layanan tersebut dapat diakses melalui Whatsapp dan website.

Pemerintah akan memperpanjang waktu pemberian bantuan listrik hingga September 2020. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN optimistis pemberian insentif tersebut bisa berjalan lancar.

PLN menyebut data pelanggan yang berhak mendapatkan diskon listrik sudah dimasukkan ke dalam sistem perusahaan sejak pemberian stimulus Covid-19 sebelumnya. “Secara sistem, perpanjangan tersebut bisa lebih cepat dibandingkan pelaksanaan stimulus yang pertama,” Ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril, dalam siaran pers pada Rabu (1/7).

PLN menyatakan penagihan Juli-September 2020 tidak akan mengalami kendala, baik dari sisi waktu penyiapan maupun teknis pelaksanaan.“Kami pastikan tepat waktu dan tepat sasaran, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial," ujar Bob.

Seperti diketahui, pemerintah memberikan biaya listrik gratis kepada pelanggan dengan daya 450VA dan diskon 50 persen kepada pelanggan 900VA bersubsidi. Daftar pelanggan diambil berdasarkan data Kementerian Sosial.

Advertisement

Bagi pelanggan pascabayar, bantuan tersebut bakal masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan. Sedangkan pelangan prabayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan dihitung berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi antara Januari hingga Maret 2020.

(Baca: PLN: Penerima Subsidi Bisa Akses Token Gratis Lewat Berbagai Cara)

Adapun, token listrik gratis dan diskon bisa didapatkan melalui website PLN, dengan cara:
1. Buka alamat website  www.pln.co.id, kemudian pilih menu Stimulus Covid-19 (token gratis/diskon).
2. Masukkan ID Pelanggan/ nomor meter.
3. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar.
4. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga menggunakan layanan WhatsApp untuk mempermudah pelanggan mendapatkan token listrik dengan cara:
1. Buka aplikasi WhatsApp.
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.
3. Token gratis akan muncul.
4. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Untuk menjangkau pelanggan di daerah terpencil, PLN juga bekerjasama dengan perangkat pemerintah setingkat kecamatan/desa/kelurahan. Hal itu untuk memastikan bantuan listrik selama pandemi Covid-19 dapat diterima masyarakat.

"Kami akan terus memastikan stimulus listrik ini dapat diterima oleh masyarakat, sehingga dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini," katanya.

Sejauh ini, ada empat jenis golongan pelanggan listrik yang mendapatkan keringanan, baik berupa pembebasan tagihan maupun pemberian diskon. Berikut ini daftar golongan pelanggan yang mendapatkan keringanan dan durasi waktunya:

1 Rumah Tangga 450VA mendapatkan pembebasan tagihan/token gratis mulai April-September 2020
2 Rumah Tangga 900VA bersubsidi mendapatkan diskon 50% tagihan/token listrik April-September 2020
3 Bisnis Kecil 450VA mendapatkan pembebasan tagihan/gratis Mei-Oktober 2020
4 Industri Kecil 450 VA mendapatkan pembebasan tagihan/gratis Mei-Oktober 2020

PLN mencatat jumlah pelanggan Rumah Tangga 450VA yang mendapatkan bantuan mencapai 24 juta pelanggan, pelanggan 900VA bersubsidi sebanyak 7,6 juta pelanggan, serta pelanggan Bisnis Kecil (B1) dan Industri Kecil (I1) sebanyak kurang lebih 500 ribu pelanggan.

Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pendemi Covid-19. Pemberian stimulus tersebut bertujuan meringankan beban kelompok masyarakat yang paling terdampak kelesuan ekonomi selama pandemi.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait