Pemerintah Mau Hapus Buku Kredit Macet UMKM, Ini Respons BCA

Patricia Yashinta Desy Abigail
18 Juli 2023, 19:15
Pemerintah Mau Hapus Buku Kredit Macet UMKM, Ini Respons BCA
bca.co.id
BCA akan mengikuti kebijakan pemerintah terkait rencana hapus buku kredit macet UMKM.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menanggapi wacana hapus buku dan hapus tagih kredit macet Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah tengah menyusun aturan turunan dari UU Nomor 4 Tahun 2023 yang mengatur hapus buku dan hapus tagih kredit macet bagi UMKM.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan akan mencermati dan mendukung kebijakan pemerintah, regulator, dan otoritas perbankan terkait rencana hapus buku kredit macet UMKM, sesuai dengan kriteria, sistem, dan prosedur perbankan yang berlaku.

Advertisement

"Kami akan mempelajari rencana kebijakan tersebut lebih lanjut, dan senantiasa berkoordinasi dengan segenap pemangku kepentingan," katanya kepada Katadata, Selasa (18/7). Hal ini dalam rangka memberikan nilai tambah dan layanan yang optimal bagi segenap nasabah dan debitur.

Hera menambahkan, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) BCA tercatat sebesar 1,8% di kuartal I 2023, turun dari 2,3% di periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank bersandi saham BBCA ini tercatat merealisasikan pembiayaan kepada UMKM senilai Rp 105,0 triliun per Maret 2023, naik 17,7% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan total kredit BCA yang sebesar 12,0% secara tahunan di periode yang sama.

Pengamat Perbankan Paul Sutaryono berpendapat, hapus buku kredit macet merupakan sesuatu yang wajar di industri perbankan. Walau demikian, hapus buku kredit macet harus sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada.

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement