Toyota Tarik Avanza, Rush hingga Alphard karena Kerusakan Fuel Pump

Mobil yang ditarik merupakan produksi tahun 2017 hingga 2019. Konsumen bisa melakukan penggantian komponen yang rusak secara gratis di bengkel resmi Toyota.
Image title
Oleh Cahya Puteri Abdi Rabbi
19 Maret 2021, 13:30
toyota tarik mobil, alphard, rush, avanza,
Arief Kamaludin|KATADATA
Toyota Astra Motor melakukan penarikan kembali (recall) beberapa model mobilnya seperti Avanza, Rush, hingga mobil mewah Alphard, karena masalah pada pompa bahan bakarnya (fuel pump).

Toyota Astra Motor (TAM) melakukan penarikan kembali (recall) untuk sejumlah model mobilnya antara lain Avanza, Rush, Innova, Fortuner, Hilux, CH-R, Voxy, Corolla, Camry, dan Alphard. Penarikan mobil-mobil tersebut setelah ditemukannya kerusakan pada komponen fuel pump.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy tidak mengungkapkan total unit yang akan ditarik kembali. “Yang akan di-recall unit produksi tahun 2017-2019. Untuk detailnya akan kami infokan kepada konsumen yang bersangkutan,” kata Anton saat dihubungi oleh Katadata.co.id, Jumat (19/3).

Anton menjelaskan, pelanggan dapat mengunjungi website resmi Toyota untuk melakukan pengecekan apakah unitnya masuk dalam program recall. Selain melalui website, pelanggan juga bisa menghubungi customer care Toyota untuk melakukan konfirmasi.

Anton juga menjelaskan proses perbaikan dilakukan di bengkel resmi Toyota. Pengecekan dan perbaikan ini berlangsung selama 2-4 jam dan konsumen tidak akan dikenakan biaya alias gratis.

Ia memastikan unit yang terlibat recall akan diperbaiki semaksimal mungkin agar tidak terjadi kerusakan lanjutan pada kendaraan konsumen mereka. “Kami berusaha pastikan fix it right diservice pertama. Tapi apabila ada keluhan lanjutan, dealer kami akan melayani sebaik mungkin,” katanya.

Pada Juli 2020, Toyota juga menarik kembali beberapa model mobilnya karena masalah serupa. Ketika itu mobil-mobil yang ditarik di antaranya Alphard produksi tahun 2017-2018, Corolla 2018, FJ Cruiser 2013-2014, dan Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux 2017-2019.

Namun berdasarkan investigasi lebih lanjut, model-model yang ditarik kembali bertambah, yaitu Alphard tahun produksi 2017-2019, C-HR 2018-2019, Corolla 2019, Camry 2019, Voxy 2018-2019, Kijang Innova 2018-2019, Fortuner 2018-2019, Hilux 2019, Avanza 2017-2019, dan Rush 2017-2019.

Sebelumnya, Astra Daihatsu Motor, melakukan penarikan terhadap 97.290 unit mobil Xenia, Terios, dan Sirion karena ditemukannya masalah pada komponen impeller pada fuel pump.

Sebagai informasi, Toyota merupakan market leader di industri otomotif dalam negeri. Total penjualannya selama dua bulan pertama 2021 mencapai 31.285 unit, dengan pangsa pasar sebesar 30,9% dari total penjualan mobil secara nasional sebanyak 49.202 unit.

Meski demikian penjualannya pada Februari turun menjadi 15.238 unit dibandingkan bulan sebelumnya 16.047 unit. Penurunan ini juga terjadi pada merek mobil lainnya, kecuali Daihatsu dan Isuzu yang masih mengalami kenaikan secara bulanan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil pada Februari 2021 turun sekitar 7% dibandingkan dengan penjualan satu bulan sebelumnya sebanyak 52.909 unit.

Penurunan disebabkan konsumen menunda membeli mobil pada Februari ke Maret 2021 setelah ditetapkannya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru. "Tentu, calon pembeli akan menahan pembelian untuk mendapat insentif sampai 100%," ujar Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, Selasa (16/3).

Adapun penjualan mobil Toyota selama sepekan pemberian insentif PPnBM 0%, periode 1-8 Maret 2021, mencatatkan kenaikan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebesar 94-155% untuk model-model yang mendapatkan insentif, yakni Avanza, Sienta, Rush, dan Yaris.

Untuk peningkatan penjualan di minggu ketiga pemberlakuan PPnBM 0% ini, pihak TAM masih belum memberikan keterangan lebih jelas. “Kami masih kumpulkan datanya, yang pasti terus meningkat dibanding bulan lalu,” kata Anton.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Video Pilihan

Artikel Terkait