Bor 161 Sumur, Produksi Minyak Blok Rokan 2021 Ditargetkan 167.000 bph

Pertamina akan mengebor 161 sumur di Blok Rokan untuk mencapai target produksi minyak 167.000 barel per hari. Hingga September 2021, 52 sudah berhasil dibor.
Image title
29 September 2021, 15:16
blok rokan, produksi minyak, pertamina
Katadata
Ilustrasi. Pertamina akan mengebor 161 sumur untuk mengejar target produksi minyak 167.000 barel per hari tahun ini.

Pertamina terus berupaya menahan laju penurunan produksi minyak di Blok Rokan. Perusahaan menargetkan pada akhir 2021, produksi minyak di blok migas terbesar di Indonesia ini bisa mencapai 167 ribu barel per hari (bopd).

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip mengatakan guna menahan laju penurunan alamiah dan meningkatkan produksi minyak Blok Rokan, pihaknya terus mengupayakan target pengeboran tahun ini.

Pertamina menargetkan mengebor 161 sumur pengembangan hingga akhir tahun ini. Adapun realisasinya hingga September telah mencapai 52 sumur.

"Target PHR di akhir Desember nanti produksi bisa mencapai 167 ribu barel per hari," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama komisi VII, Rabu (29/9).

Untuk diketahui, saat ini telah tersedia 15 rig pengeboran yang aktif dan akan terus bertambah hingga mencapai 17 rig hingga akhir tahun ini. Program pengeboran ini termasuk melanjutkan 77 sumur dari operator sebelumnya, Chevron Pacific Indonesia, yang belum tereksekusi.

Upaya-upaya aktif untuk mencapai target 161 sumur tajak pada tahun 2021 menurut dia saat ini tengah berlangsung. Diantaranya yakni seperti mirroring kontrak-kontrak penunjang pengeboran dari operator sebelumnya serta memastikan penyiapan lahan, material, dan pengiriman rig, sesuai dengan rencana pengeboran.

Adapun kebutuhan dana untuk PHR mengelola Blok Rokan dalam lima tahun pertama diperkirakan mencapai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 43 triliun. Program meliputi pengeboran sumur baru, workover, optimasi waterflood, optimasi steamflood serta CEOR Area A.

Tahun ini, Pertamina menargetkan total pengeboran 161 sumur Pengembangan (dari rencana awal 44 sumur). Kemudian pada tahun selanjutnya Pertamina menargetkan total pengeboran sebanyak 500 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi.

Kemudian pada 2023 Pertamina menargetkan total pengeboran 500 sumur pengembangan dan 4 sumur eksplorasi, pada 2024 400 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi, dan pada 2025 400 sumur pengembangan dan 3 sumur eksplorasi. "Target kami di tahun 2025 produksi bisa naik menjadi sekitar 225 ribu barel per hari," katanya.

SKK Migas menyebut bahwa Blok Rokan akan memiliki peran besar dalam mencapai target produksi minyak nasional 1 juta barel per hari (bph) pada 2030. Saat itu tingkat produksi di blok migas terbesar di Indonesia ini diharapkan mencapai 40% atau 400 ribu barel.

Sekretaris SKK Migas, Taslim Z. Yunus sebelumnya mengatakan kontribusi Blok Rokan dalam menggenjot target produksi minyak nasional cukup penting. Pasalnya, Pertamina telah memetakan blok tersebut secara keseluruhan sebelum alih kelola dari Chevron Pacific Indonesia (CPI) terjadi.

"Pada akhir 2030 diharapkan produksi Blok Rokan bisa 400 ribu barel. Berarti 40% dari 1 juta barel," ujarnya dalam diskusi secara virtual Energy Corner CNBC Indonesia, Rabu (12/8).

Oleh karena itu, ia berharap proyek-proyek yang diusulkan Pertamina dalam mengelola Blok Rokan ke depan dapat terlaksana dengan baik tanpa mengalami hambatan. SKK Migas akan terus mengikuti dan memastikan apa yang diprogramkan Pertamina Hulu Rokan sebagai anak usaha Pertamina benar benar terimplementasi.

Pertamina telah menyiapkan strategi dalam pengelolaan Blok Rokan. Mulai dari penerapan teknologi pengurasan minyak atau enhanced oil recovery (EOR) di Lapangan Minas. Hingga rencana memonetisasi potensi reservoir di formasi Telisa yang belum dieksplorasi oleh CPI.

Taslim mengatakan bahwa monetisasi migas unconventional ini juga menarik untuk dikembangkan di blok migas terbesar di Indonesia itu. Simak kinerja produksi minyak Blok Rokan di bawah kendali Chevron pada databoks berikut:

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait