AS Perketat Pembatasan Perusahaan Teknologi Cina Huawei dan ZTE

Selain Huawei dan ZTE, ada tiga perusahaan teknologi dan telekomunikasi Cina yang juga diperketat pembatasannya oleh Amerika karena dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.
Image title
29 Oktober 2021, 08:36
huawei, zte, teknologi, cina, amerika,
123RF.com
Amerika Serikat memperketat pembatasannya terhadap perusahaan teknologi dan telekomunikasi asal Cina seperti Huawei dan ZTE.

Amerika Serikat (AS) berencana memperketat pembatasannya terhadap perusahaan teknologi dan telekomunikasi asal Cina, seperti Huawei dan ZTE, yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya.

Senat AS telah meloloskan undang-undang Secure Equipment Act untuk menindak perusahaan teknologi dan telekomunikasi Negeri Panda, untuk mencegah perusahaan-perusahaan tersebut menerima lisensi peralatan baru dari regulator negeri Paman Sam. UU ini kini menunggu tanda tangan Presiden Joe Biden.

"Perusahaan-perusahaan yang diarahkan pemerintah Cina seperti Huawei dan ZTE merupakan ancaman keamanan nasional dan tidak memiliki tempat di jaringan telekomunikasi kami," kata Senator Republik, Marco Rubio, dikutip Reuters, Jumat (29/10).

Langkah itu akan melarang Komisi Komunikasi Federal (FCC) untuk meninjau atau mengeluarkan lisensi peralatan baru kepada perusahaan-perusahaan di "Daftar Peralatan atau Layanan Tercakup" FCC.

Advertisement

Pada bulan Maret, FCC menetapkan lima perusahaan Cina sebagai ancaman terhadap keamanan nasional di bawah undang-undang 2019 yang bertujuan melindungi jaringan komunikasi AS. Kelima perusahaan itu yakni Huawei, ZTE, Hytera Communications Corp, Hangzhou Hikvision Digital Technology Co, dan Zhejiang Dahua Technology Co.

FCC pada bulan Juni telah memberikan suara dengan suara bulat untuk memajukan rencana untuk melarang persetujuan untuk peralatan di jaringan telekomunikasi AS dari perusahaan-perusahaan China bahkan ketika anggota parlemen mengejar undang-undang untuk mengamanatkannya.

Pemungutan suara FCC pada bulan Juni menarik tentangan dari Beijing. “Amerika Serikat, tanpa bukti apa pun, masih menyalahgunakan keamanan nasional dan kekuasaan negara untuk menekan perusahaan-perusahaan Cina,” kata Zhao Lijian, juru bicara kementerian luar negeri Cina, pada Juni.

Di bawah aturan yang diusulkan yang memenangkan persetujuan awal pada bulan Juni, FCC juga dapat mencabut otorisasi peralatan sebelumnya yang dikeluarkan untuk perusahaan Cina.

Seorang juru bicara Huawei, yang berulang kali membantah dikendalikan oleh pemerintah Cina, menolak berkomentar pada Kamis, tetapi pada Juni menyebut revisi FCC yang diusulkan "salah arah dan hukuman yang tidak perlu."

Komisaris FCC Brendan Carr mengatakan komisi telah menyetujui lebih dari 3.000 aplikasi dari Huawei sejak 2018. Carr mengatakan bahwa RUU itu akan membantu memastikan bahwa peralatan tidak aman dari perusahaan seperti Huawei dan ZTE tidak dapat lagi dimasukkan ke dalam jaringan komunikasi AS.

Pada hari Selasa, FCC memilih untuk mencabut otorisasi untuk anak perusahaan Cina di Amerika, Telecom, untuk beroperasi di negara itu, dengan alasan masalah keamanan nasional.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait