Karnivora adalah Hewan Pemakan Daging, Ini Ciri-Ciri dan Contohnya

Karnivora adalah hewan pemakan daging. Sumber makanan hewan karnivora berasal dari hewan lain. Contoh hewan karnivora adalah singa, harimau, beruang kutub, komodo, dan ular.
Image title
31 Januari 2022, 09:29
Singa termasuk hewan karnivora. Karnivora adalah hewan pemakan daging.
Unsplash/Zdenek Machacek
Singa termasuk hewan karnivora

Berdasarkan jenis makanannya, hewan dibedakan menjadi herbivora, karnivora, omnivora, dan insektivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan dan karnivora adalah hewan pemakan daging. Sedangkan omnivora adalah hewan pemakan tumbuhan dan lainnya (daging) dan insektivora adalah hewan pemakan serangga.

Karnivora adalah hewan pemakan daging yang sumber makanannya berasal dari hewan lain atau pemakan hewan lain. Gelar Soetopo dalam Kuark menjelaskan bahwa kata karnivora berasal dari bahasa Latin, yaitu carne yang berarti 'daging' dan vorare berarti 'memakan'.

Jadi, karnivora adalah kelompok hewan yang hanya memakan bagian tubuh dari hewan lainnya, seperti telur, tulang, daging, dan darah. Contoh hewan karnivora adalah singa, harimau, serigala, dan burung elang.

Ciri-Ciri Hewan Karnivora

Ciri-ciri hewan karnivora yaitu:

Advertisement
  • Mempunyai kuku atau cakar tajam yang berfungsi untuk mencengkeram mangsa.
  • Memiliki gigi taring yang berperan untuk merobek daging.
  • Memiliki kecepatan lari yang menarik supaya bisa mengejar serta memburu mangsanya.
  • Memiliki racun atau dapat untuk melemahkan mangsa korbannya.
  • Memiliki indra penglihatan, penciuman, dan pendengaran yang peka sehingga dapat memburu mangsa dengan cepat.

Dalam rantai makanan, karnivora menduduki tingkat tropik tertinggi atau disebut juga sebagai konsumen puncak atau konsumen III.

Contoh Hewan Karnivora Kelompok Mamalia

Mamalia adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki ciri utama berupa kelenjar susu. Menurut Buku Pintar Hewan, hingga saat ini, telah dikenali lebih 5.000 genus mamalia yang tersebar dalam 425 keluarga dan 46 ordo.

Kata mamalia berasal dari bahasa Latin, yaitu mammae yang berarti 'susu'. Mamalia berkembang biak dengan cara beranak atau melahirkan (vivipar) dan bertelur (ovipar). Beberapa mamalia tergolong hewan karnivora karena memakan hewan lain.

Contoh mamalia karnivora adalah singa, beruang kutub, harimau, serigala, dan anjing laut. Pada mamalia karnivora , beberapa gigi depan telah beradaptasi membentuk carnassial, yaitu gigi dengan cara kerja seperti gunting yang dapat memotong daging.

Adapun contoh hewan karnivora kelompok mamalia dijelaskan sebagai berikut.

1. Beruang Kutub

Beruang kutub adalah hewan mamalia pemakan daging. Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Pintar Hewan, seekor beruang kutub dewasa membutuhkan asupan lemak sebesar dua kilogram per hari untuk dapat bertahan hidup di suhu yang dingin.

Sumber makanan beruang kutub adalah ikan dan anjing laut. beruang kutub memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan dapat mencium bau bangkai ikan atau anjing laut dari jarak 32 km.

2. Singa

Singa termasuk mamalia karnivora. Menurut buku Mamalia: Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui, singa adalah pemangsa terbesar di Afrika.Tubuh singa jantan lebih besar daripada singa betina.

Panjang singa jantan mencapai 2,7 meter dari kepala hingga ujung ekor dengan berat antara 200 hingga 259 kg. Singa jantan memiliki surai yang panjang dan lebat di lehernya, sedangkan singa betina tidak memiliki surai.

Singa hidup di kawasan padang rumput, walaupun mereka dapat juga ditemui di semak semak dan hutan. Kebanyakan mangsa singa adalah binatang berbobot 50-300 kg, seperti zebra. Namun di beberapa tempat, singa dapat memangsa anak gajah dan jerapah. Auman singa dapat terdengar hingga delapan kilometer.

3. Harimau

Harimau adalah hewan karnivora (pemakan daging), mangsa harimau di hutan biasanya adalah rusa. Berdasarkan Ensiklopedia: Satwa Negeriku, harimau bisa berkembang biak kapan saja dengan lama kehamilan sekitar 103 hari. Dalam satu kali kehamilan, harimau betina biasanya melahirkan dua hingga tiga ekor bayi harimau.

Mangsa harimau termasuk rusa, kijang, kambing hutan, dan babi hutan. Harimau berburu pada malam hari dengan cara mengintai calon mangsanya dari balik semak, kemudian menerkam leher sang mangsa ketika lengah. Gigi dan cakarnya digunakan untuk mencabik tubuh mangsanya.

Saat ini, spesies harimau semakin berkurang. Sebagaimana dikutip dalam Satwa Kita - Warisan Satwa Dunia, harimau Sumatera merupakan satu dari enam spesies harimau di dunia yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) yang dirilis oleh Lembaga Konservasi Dunia IUCN.

Contoh Hewan Karnivora Kelompok Reptilia

Reptilia adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki ciri berdarah dingin dan tubuh ditutupi oleh sisik. Menurut Buku Pintar Alam Sekitar, mayoritas spesies reptil berkembang biak secara ovipar (bertelur), namun ada juga yang secara vivipar (melahirkan).

Contoh hewan karnivora kelompok reptilia adalah ular dan komodo.

1. Ular

Ular adalah hewan karnivora yang bergerak dengan cara melata. Berdasarkan buku Rahasia Ular, kebanyakan jenis ular berkembang biak dengan bertelur. Jumlah telurnya bisa beberapa butir hingga puluhan bahkan ratusan butir.

Ular meletakkan telurnya di lubang-lubang tanah, gua, lubang kayu lapuk, atau di timbunan daun-daun kering. Di dalam ekosistem sawah, salah satu makanan ular adalah tikus. Ular yang hidup di perairan akan memburu ikan dan kodok sebagai makanannya. Sedangkan ular di pohon akan mengincar burung-burung kecil.

2. Komodo

Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia dan termasuk hewan endemik yang hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan buku The Amazing of Indonesia, komodo berkembang biak dengan cara bertelur.

Rata-rata Komodo bertelur sebanyak 20 butir yang akan menetas setelah tujuh sampai delapan bulan. Komodo membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun untuk menjadi dewasa, dan bisa hidup lebih dari 50 tahun.

Sebagaimana dijelaskan dalam Rahasia Komodo, komodo telah ada sejah zaman prasejarah atau sekitar 30 juta tahun yang lalu. Namun, komodo mulai dikenal sejak tahun 1910 dan diketahui publik pada tahun 1912 sekita Peter Ouwens, seorang direktur museum zoologi, menerbitkan buletin tentang komodo.

Itulah pembahasan tentang hewan karnivora beserta ciri-ciri dan contohnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait