Kalimat Opini Adalah: Ciri dan Contohnya

Kalimat opini adalah sebuah ide, pendapat, pemikiran terhadap sudut pandang tertentu yang sifatnya subjektif. Kalimat ini memiliki ciri subjektif, tanggapan, dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
Image title
16 Februari 2022, 13:40
kalimat opini adalah
ANTARA FOTO/Feny Selly/wsj.
Guru membimbing siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di ruang kelas Sekolah Dasar Negeri 153 Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (8/2/2022). Kenaikan angka kasus temuan COVID-19 telah mendorong Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan setempat kembali memberlakukan pengurangan PTM dari sebelumnya tiga hari menjadi dua hari sepekan. ANTARA FOTO/Feny Selly/wsj.

Saat ini, setiap manusia bisa dengan mudah memperoleh berbagai informasi. Ragam informasi, mulai dari yang menyenangkan sampai menyedihkan tersaji di depan mata lewat berbagai media, baik cetak maupun internet.

Beberapa informasi tersebut, tidak melulu berupa fakta, melainkan tak jarang berupa kalimat opini. Kalimat opini adalah pernyataan berupa pendapat seseorang yang belum jelas kebenarannya.

Oleh karena itu, penting untuk bisa memilah informasi berupa fakta dan mana informasi berupa opini. Tapi, apakah sebenarnya yang dimaksud fakta dan opini?

Mengutip buku Bahasa Indonesiaku Bahasa Negeriku oleh Tatang dkk, fakta adalah pernyataan yang menyatakan kebenaran. Sedangkan, opini adalah pernyataan yang merupakan pendapat pribadi.

Advertisement

Pada artikel kali ini akan dibahas lebih mendalam terkait kalimat opini beserta contohnya.

Pengertian Kalimat Opini

Opini berasal dari kata serapan asing yaitu ‘opinion’ yang berarti tanggapan atau jawaban terbuka terkait persoalan yang dinyatakan dalam bentuk lisan dan tulisan. Opini bisa berupa tindakan, tanggapan, perilaku, dan sikap.

Mengutip jurnal Kemampuan Menentukan Kalimat Fakta Dan Opini dalam Majalah Suara Muhammadiyah, kalimat opini adalah pendapat seseorang yang belum jelas kebenarannya. Informasi yang diterima berupa pendapat pikiran, dan sudut pandang dari penulis atau pembicara.

Kalimat opini adalah sebuah ide, pendapat, pemikiran terhadap sudut pandang tertentu yang sifatnya subjektif. Pemikiran subjektif dalam kalimat opini ini, karena fakta belum dipastikan kebenarannya. Dalam teks editorial, opini menjadi tanggapan, pendapat, dan sikap penulis terhadap peristiwa atau isu yang sedang dibahas.

Ciri-ciri Kalimat Opini

Kalimat opini adalah kalimat yang mengandung ciri-ciri, di antaranya:

  • Pendapat pribadi atau orang lain: Suatu kalimat yang berisi pendapat pribadi seseorang bisa dipastikan sebagai kalimat opini.
  • Subjektif: Opini bersifat subjektif. Ciri ini menyebabkan kalimat opini adalah pemaparan pendapat dari salah satu pihak, bukan memaparkan pendapat dua belah pihak untuk menyatakan suatu kejadian atau peristiwa.
  • Menggunakan kata-kata bersifat relatif: Adapun yang termasuk kata-kata bersifat relatif adalah kata lebih, paling, agak, sangat, biasanya, seharusnya, mungkin, menurut, dan sebagainya.
  • Tidak bisa dibuktikan kebenarannya: Informasi dalam kalimat opini tidak atau belum bisa dipastikan atau dibuktikan kebenarannya, sehingga murni merupakan pendapat.
  • Berisi tanggapan: Kalimat opini sering ditunjukan dengan adanya tanggapan terhadap suatu peristiwa.

Perbedaan Kalimat Opini dan Fakta

Ada beberapa perbedaan yang dapat dirasakan langsung antara kalimat opini dan fakta, di antaranya:

1. Informasi yang Didapat

Kalimat fakta berdasarkan data dan informasi akurat untuk mendukung kalimat. Sedangkan kalimat opini data dan informasi belum terbukti kebenarannya.

2. Subjektif dan Objektif

Kalimat fakta sifatnya objektif, terdiri dari rangkaian peristiwa, nama orang, hari, angka, dan tanggal. Unsur objektif tidak dipengaruhi oleh argumen pribadi. Sementara kalimat opini sifatnya subjektif berupa gagasan dan sudut pandang penulis.

3. Kebenaran Fakta

Kalimat opini kebenarannya masih menjadi perdebatan dalam masyarakat. Sehingga bisa diperkirakan, menyampaikan kemungkinan, dan perasaan. Sementara kalimat fakta sesuatu dengan data dan fakta di lapangan.

4. Menjawab Pertanyaan

Kalimat fakta menjawab pertanyaan, yaitu apa, siapa, di mana, kapan, berapa, dan bagaimana. Sedangkan kalimat opini menjawab pertanyaan mengapa, bagaimana, dan apa.

5. Kata Awalan

Kalimat opini memakai kata sifat seperti enak, tinggi, bagus, dan cantik. Selain itu kalimat opini sering memakai kata sangat, dapat, sebaiknya, barangkali, menurut, semakin, dan lainnya.

Contoh Kalimat Fakta dan Opini

  1. Pada 2007, Cina melakukan uji coba senjata anti satelit dengan menghancurkan satelit yang tidak terpakai di angkasa.
  2. Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS), yang mengorbit bumi dengan kecepatan 28.164 km/jam, kadang juga harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan sampah-sampah angkasa.

Dua pernyataan di atas merupakan fakta. Fakta adalah segala sesuatu yang nyata atau memiliki kebenaran. Bandingkan dengan pernyataan berikut:

  1. Laporan yang disiapkan Dewan Riset Nasional menyebutkan sampah tersebut bisa menyebabkan kebocoran di wahana antariksa atau menghancurkan satelit.
  2. Jumlah sampah yang mengorbit Bumi dinilai bisa saling bertabrakan, yang pada gilirannya akan menambah jumlah pecahan sampah.

Berbeda dengan pernyataan sebelumnya, pernyataan di atas merupakan opini, karena belum nyata (benar) dan merupakan pendapat sebagian orang.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait