7 Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengatur asupan makanan agar penyakit ini tidak bertambah parah. Adapun beberapa makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes, sebagai berikut.
Image title
21 Mei 2022, 20:52
Jagung, salah satu makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes
ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/rwa.
Jagung, salah satu makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes

Mengonsumsi makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan agar penyakit ini tidak semakin parah. Perlu dipahami bahwa penderita diabetes tidak boleh sembarangan dalam mengonsumsi makanan. Pasalnya, makanan juga bisa memicu kenaikan gula darah dan membuat diabetes semakin parah.

Lantas, apa saja makanan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Daftar Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes harus memperhatikan makanan yang dikonsumsinya. Hal tersebut dikarenakan mengonsumsi sembarang makanan bisa menimbulkan kenaikan gula darah dan membuat penyakit ini semakin parah.

Berdasarkan penjelasan di Hellosehat.com, penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan indeks glikemik rendah. Sebagai pengetahuan, indeks glikemik (IG) adalah nilai yang menunjukkan kecepatan makanan dalam meningkatkan gula darah di dalam tubuh.

Advertisement

Makanan dengan nilai IG rendah, berarti memerlukan waktu yang lama untuk diproses menjadi glukosa. Dengan demikian, kadar gula dalam darah bisa lebih stabil. Masih mengutip dari hellosehat.com, berikut sejumlah makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes.

1. Jagung

Jagung
Olahan jagung, salah satu makanan yang baik untuk penderita diabetes (pexels.com)

 

Anda mungkin mengenal jagung sebagai salah satu makanan yang mengandung karbohidrat. Jagung bahkan sering dijadikan pengganti nasi. Siapa sangka jika makanan mengenyangkan ini memiliki nilai IG yang rendah sehingga baik untuk dikonsumsi penyintas diabetes.

Dalam 100 gram jagung diketahui memiliki nilai IG 46, sedangkan beban glikemiknya bernilai 14. Sementara itu, jika dibandingkan dengan nasi putih, beban glikemik 150 gram nasi putih mencapai 29.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa beban glikemik jagung lebih rendah dibandingkan nasi putih. Perlu diketahui bahwa, semakin rendah beban glikemik dalam makanan, maka semakin baik untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Tak hanya rendah beban glikemik, jagung juga termasuk makanan tinggi serat dan pati (karbohidrat kompleks). Maka dari itu, makanan ini lebih lama dicerna oleh tubuh. Hal tersebut membuat kadar gula tidak cepat naik setelah mengonsumsi jagung.

Proses pencernaan jagung yang lebih lama juga membuat perut terasa kenyang lebih lama. Jadi, keinginan untuk mengonsumsi makanan ringan bisa ditekan.

2. Ubi Jalar

Ubi Jalar
Olahan Ubi Jalar (pixabay.com)

 

Selain jagung, ubi jalar juga termasuk makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes. Ubi jalar juga memiliki indeks glikemik rendah. Dalam satu porsi ubi rebus memiliki nilai glikemik sebesar 44.

Tak hanya itu, ubi jalar juga diketahui kaya akan serat, vitamin A, vitamin C, dan kalium yang baik untuk penderita diabetes. Cara menikmati ubi jalar juga cukup beragam, Anda bisa mengolah menjadi ubi rebus atau panggang.

3. Gandum Utuh

Ilustrasi gandum
olahan gandum (Pixabay)

 

Gandum utuh juga termasuk makanan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes. Gandum utuh memiliki kandungan glikemik rendah namun tinggi serat. Kombinasi ini yang membuat gandum dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.

Selain itu, kandungan vitamin dan mineral gandung juga baik untuk memelihara kesehatan. Tak hanya gandum utuh, biji-bijian utuh lainnya yang baik untuk penderita diabetes yaitu beras merah, quinoa, jelai, barley, beras hitam, dan gandum kuda atau soba.

4. Kacang-kacangan

Manfaat kacang tanah
Kacang tanah salah satu jenis makanan sehat yang baik untuk penderita diabetes (pixabay.com/heecehil)

 

Kacang-kacangan seperti kacang almond, kenari, mete, pistachio, kacang tanah, dan kacang merah cocok menjadi camilan sehat untuk penderita diabetes. Makanan ini diketahui kaya serat dan protein yang menyehatkan tubuh.

Selain itu, kacang-kacangan juga diketahui mengandung karbohidrat kompleks dan memiliki indeks glikemik rendah. Maka dari itu, kacang lebih lama dicerna menjadi glukosa, sehingga gula darah bisa lebih terjaga.

Kacang-kacangan juga dikenal kaya magnesium yang membuat kadar gula tetap stabil. Walaupun demikian, mengonsumsi kacang tidak boleh berlebih. Pasalnya, kacang juga tinggi kalori yang dapat menaikkan berat badan.

5. Sayuran Hijau

Bayam merupakan sayuran hijau yang kaya manfaat
Bayam merupakan sayuran hijau yang kaya manfaat (pexels.com)

 

Sayuran berdaun hijau termasuk sayuran non pati yang memiliki karbohidrat namun nilai IG-nya rendah. Sayuran hijau diketahui mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga baik untuk memelihara kesehatan tubuh. Beberapa jenis sayuran hijau yang baik untuk dikonsumsi penderita diabetes antara lain; brokoli, bayam, sawi, bok choy, dan kubis.

6. Ikan

Ikan Salmon
Ikan Salmon (Pexels/Nothing Ahead)

 

Ikan juga termasuk makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes. Makanan ini diketahui mengandung lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal atau lemak tak jenuh ganda.

Menurut American Diabetes Association, diet tinggi lemak sehat bisa mengendalikan gula darah dan menekan kadar lipid (lemak darah) pada penderita diabetes. Ikan yang bisa membantu menurunkan gula darah yaitu ikan yang kaya asam lemak omega-3 seperti ikan salmon, trout, tuna, kembung, dan halibut.

7. Mie Shirataki

Mie Shirataki
Mie Shirataki (pexels.com)

 

Mie Shirataki terbuat dari glucomannan, yaitu serat dari akar tanaman konjak sehingga sering juga disebut mie konjak (konyaku). Mie ini memiliki kandungan air yang tinggi bahkan mencapai 97%.

Walaupun demikian, mie shirataki juga diketahui kaya serat sehingga baik untuk penderita diabetes. Serat ini berguna untuk menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko resistensi insulin pada penderita diabetes.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait