Pengamat: Duet Anies-Ridwan Kamil di Pemilu 2024 Sulit Terwujud

Kedua kepala daerah tersebut bukan kader partai sehingga bisa menghambat pencalonan di Pemilu 2024.
Image title
29 September 2021, 16:17
Ridwan Kamil dan salim asegaf
Katadata
Ketua Majelis Syura PKS Dr Salim Segaf Al Jufri panen raya bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Karawang (Donny/PKSFoto)

Peluang duet Anies Baswedan dan Ridwan Kamil untuk bertarung bersama dalam kontestasi Pemilu 2024 dinilai sulit terwujud.

Pengamat politik Hendri Satria mengatakan Anies dan Ridwan memang memang memiliki peluang besar masuk bursa calon presiden di 2024. Namun, keduanya bukan kader partai politik sehingga akan menjadi batu sandungan untuk mencalonkan diri, apalagi berpasangan.

“Meski mereka dalam hasil survei kinclong, tetap saja kalau enggak dapat tiket parpol ya enggak bisa. Memang undang-undangnya mensyaratkan begitu,” kata Hendri, Rabu (29/9).

Hal senada diutarakan oleh pengamat politik Ujang Komarudin. Ujang menilai peluang Anies dan Emil menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dalam kontestasi 2024 akan sulit terjadi. Alasannya sama, mereka tidak punya partai politik.

“Kans Anies-Emil itu sulit terlaksana, karena mereka dua-duanya kepala daerah. Mereka juga tidak punya partai. Jika tidak ada dukungan partai ya akan lewat walaupun punya elektabilitas yang lumayan,” kata Ujang kepada Katadata, Rabu (29/9).

Ujang menyoroti persoalan bahwa para pimpinan partai politik tidak akan rela apabila yang maju menjadi calon presiden dan calon wakil presiden adalah kepala daerah. Di samping itu, ia menyodorkan skenario bahwa yang bisa menjadi pasangan calon adalah ketua umum partai dengan kepala daerah.
“Kalau Anies atau Emil ingin maju, mereka harus memastikan dahulu tiket dari parpol dan elektabilitas yang tinggi,” pungkas Ujang.

Nama Ridwan Kamil kembali diperbincangkan setelah ia dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri melakukan panen raya di Karawang, Selasa (28/9). Sejumlah petinggi PKS juga hadir dalam acara tersebut.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyebut peluang duet Anies Baswedan dengan Menparekraf Sandiaga Uno terbuka lebar di Pilpres 2024. Namun Syaikhu menyebut pihaknya masih tetap mencari calon yang tepat untuk diusung pada pilpres mendatang.

"Duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan," kata Syaikhu.

Lembaga Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) melakukan survei mengenai elektabilitas calon presiden 2024. Hasilnya, Anies menempati urutan ketiga dengan persentase sebesar 16,75%. Sementara itu, Emil berada di posisi keenam dengan hasil survei 5,92%.
Posisi teratas diduduki oleh Ganjar Pranowo sebesar 16,92%, disusul oleh Agus Harimurti Yudhoyono di peringkat dua dengan suara 16,83%. Di posisi keempat ada nama Prabowo Subianto dengan persentase 10,08%. Sementara posisi kelima ada Airlangga Hartarto 7,58%.

Survei tersebut dilakukan CISA pada 27-31 Agustus 2021 melalui 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Penyumbang Bahan: Akbar Malik

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait