Masalah Ekonomi dalam Memenuhi Kebutuhan Manusia

Masalah ekonomi timbul di kala individu dan masyarakat mempunyai keinginan yang tidak terbatas mengalokasikan sumber daya terbatas untuk memenuhi keinginan mereka. Hal ini meyebabkan kelangkaan.
Image title
30 September 2021, 15:31
Ilustrasi masalah ekonomi.
Pexels.com (Karolina Grabowska)
Ilustrasi masalah ekonomi.

Masalah ekonomi dapat dilihat dengan merujuk pada pengertian ekonomi. Menurut Robert B. Ekelund Jr dan Robert D Tollison, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang mempunyai keinginan yang tidak terbatas mengalokasikan sumber daya terbatas untuk memenuhi keinginan mereka.

Dari penjelasan tersebut, sudah tampak masalah ekonomi yang timbul. Tidak mungkin bagi perekonomian untuk memproduksi setiap jenis barang bagi setiap warga negara, sebab tidak ada ekonomi yang memiliki sumber daya yang tidak terbatas.

Masalah Ekonomi

Mengutip buku paket SMA kelas X berjudul “Ekonomi” oleh Alam S, terdapat tiga sebab utama di balik masalah ekonomi, yaitu sebagai berikut:

1. Kebutuhan manusia yang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi barang dan jasa tidak terbatas.

Hal ini bisa terlihat dari, salah satunya, permintaan masyarakat akan teknologi. Seiring perkembang teknologi komunikasi, permintaan akan handphone dengan kualitas dan merek tertentu menjadi tinggi. Hal ini terjadi karena ada keinginan yang tidak terpuaskan.

2. Kelangkaan

Masalah ekonomi bisa terjadi karena kelangkaan sumber daya yang dapat memenuhi keinginan manusia. Karenanya, manusia harus menentukan pilihan.

Kelangkaan dapat terjadi karena beberapa hal, seperti keterbatasan benda pemenuhan kebutuhan di alam, kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia, keterbatasan kemampuan manusia mengolah sumber daya ekonomi yang ada, dan peningkatan kebutuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyediaan sarana pemenuhan kebutuhan.

3. Kegunaan alternatif

Sumber daya memiliki kegunaan alternatif. Contohnya, tanah dapat digunakan sebagai perumahan atau lahan pertanian. Hal ini membuat manusia dihadapkan oleh pilihan.

Kebutuhan Manusia

Manusia dihadapkan dengan pilihan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka. Secara umum atau jika ditinjau dari keharusan pemenuhannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Kebutuhan primer

Kebutuhan primer merupakan sesuatu yang harus dipenuhi manusia untuk melangsungkan hidupnya. Kebutuhan ini sering disebut kebutuhan alamiah atau kebutuhan utama.

Agar dapat hidup layak, manusia harus memenuhi kebutuhan primernya, yakni makan, berpakaian, dan mempunyai tempat tinggal.

  • Kebutuhan sekunder

Jenis ini sering disebut sebagai kebutuhan pelengkap karena dipenuhi setelah kebutuhan primer. Adapun contohnya, sepatu, tas, dan peralatan untuk bekerja.

  • Kebutuhan tersier

Kebutuhan ini bersifat mewah. Pemenuhan kebutuhan tersier bertujuan untuk menaikan status sosial. Adapun contohnya, penggunaan mobil mewah dan perhiasan mahal.

Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan

Mengapa setiap manusia memiliki kebutuhan yang beragam dan berbeda-beda? Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal ini, mulai dari kondisi alam sampai peradaban.

  • Lingkungan

Lingkungan dapat memengaruhi kebutuhan manusia. Individu yang tinggal di lingkungan tertentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan individu di lingkungan lainnya.

Contohnya, orang yang tinggal di daerah beriklim dingin cenderung membutuhkan pakaian tebal dan makanan berkalori tinggi untuk menjaga tubuh tetap hangat. Sebaliknya, orang yang tinggal di daerah panas cenderung berpakaian tipis dan menghindari makanan berkalori tinggi.

  • Agama

Agama bisa menjadi penyebab perbedan kebutuhan tiap individu. Sebagai contoh, seorang muslim memerlukan sajadah, peci, tasbih, dan Al-Quran untuk beribadah. Sementara, penganut agama Hindu menggunakan bunga, janur, dan pelengkap lainnya untu melaksanakan ritual keagamaan.

  • Adat istiadat

Adat memengaruhi kebutuhan dan pola hidup seseorang. Contohnya, masyarakat suku Tapanuli mempunyai tradisi menggunakan ulos dalam acara-acara adat.

  • Peradaban

Kemajuan peradaban yang berbeda-beda di tiap wilayah juga menyebabkan perbedaan kebutuhan. Sebagai contoh, nenek moyang kita di masa lalu sudah merasa cukup hanya dengan berpakaian sederhana dan makan umbi-umbian.

Namun, seiring perkembangan zaman dan kemajuan peradaban, jenis pakaian dan makanan yang dikonsumsi masyarakat semakin beragam.

Inti Masalah Ekonomi

Perekonomian tidak mampu menghasilkan semua barang dan jasa yang dibutuhkan setiap individu. Karenanya, perekonomian menghadapi masalah dasar yang terkait dengan pilihan karena kelangkaan, yakni masalah utama.

Menurut Samuelson, ada tiga masalah utama ekonomi, yaitu apa yang diproduksi dan berapa banyak, bagaimana memproduksinya, dan untuk siapa barang diproduksi. Ketiganya merupakan masalah ekonomi mikro.

Selain masalah tersebut, ada dua lainnya yang masih terkait, yakni penganguran dan pertumbuhan ekonomi. Masalah ini tentu tidak bisa lepas dari ketidakstabilan kegiatan ekonomi dan neraca pembayaran. Ini merupakan masalah dalam ekonomi makro.

Masalah Ekonomi Modern

Dalam teori ekonomi modern disebutkan kalau masalah ekonomi modern sebagai masalah ekonomi mikro. Di dalamnya terdapat teori yang mempelajari perilaku konsumen secara rinci hingga faktor pendorong penentu harga pasar.

Dalam ekonomi modern, terdapat tiga masalah pokok yang dibagi berdasarkan unsurnya yaitu:

  • What

Unsur ini berkaitan dengan produk apa yang diproduksi, jumlahnya, dan bagaimana produsen bisa menentukan produk barang atau jasa yang akan diproduksi.

  • How

Setelah menentukan produk dan jumlahnya, masalah selanjutnya yaitu bagimana cara memproduksinya. Dengan sumber yang ada, produsen harus mampu menentukan teknik produksi yang paling efisen.

  • Whom

Unsur terakhir yang harus dipikirkan produsen adalah siapa yang membutuhkan produk tersebut dan yang akan menikmati hasilnya.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait