Jokowi Minta Panjang Landasan Bandara Madura Ditambah

"Harus diperpanjang lagi agar pesawat lebih besar masuk," kata Jokowi
Ameidyo Daud Nasution
Oleh Ameidyo Daud Nasution
9 Oktober 2017, 11:11
Bandara pesawat
Arief Kamaludin (Katadata)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta panjang landasan pacu Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, ditambah lagi. Penambahan ini diperlukan agar pesawat berbadan besar dapat mendarat di Madura, sehingga bisa menunjang perekonomian masyarakat pulau tersebut.

Sebenarnya saat ini panjang landasan Bandara Trunojoyo sudah ditambah menjadi 1.600 meter dari sebelumnya yang hanya 1.100 meter. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru saja merampungkan pekerjaan perpanjangan landasan tersebut, dan sudah dapat didarati pesawat jenis ATR sejak pekan lalu.

Meski begitu, Jokowi merasa panjang landasan yang ada saat ini tidak cukup. Dengan landasan yang ada, Bandara Trunojoyo belum bisa menampung pesawat besar. "Harus diperpanjang lagi agar pesawat lebih besar masuk," kata Jokowi dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, akhir pekan lalu.

Jokowi juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas antarpulau dan dalam pulau di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah bandara, pelabuhan, jembatan, hingga jalan raya yang harus segera dirampungkan pembangunannya.

(Baca: AP II Siapkan Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji Tahun Depan)

Mengenai permintaan Presiden untuk kembali menambah panjang landasan Bandara Trunojoyo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan segera melaksanakan pembangunannya. Penambahan panjang landasan pacu ini ditargetkan bisa rempung pada 2019.

Dia menjelaskan landasan bandara ini akan ditambah lagi hingga 650 meter, menjadi 2.250 meter. Sementara lebar landasannya juga akan ditambah hingga 15 meter. Nantinya lebar landasan Bandara Trunojoyo akan menjadi 45 meter, dari kondisi sekarang yang hanya 30 meter.

Dengan lebar dan panjang landasan pacu ini, pesawat besar seperti Boeing 737 bisa mendarat di bandara tersebut. tidak hanya pesawat proppeller saja yang bisa mendarat, namun juga jet,” kata Budi

Selain itu akan ada pula pekerjaan perluasan terminal bandara yang akan dilakukan dalam tiga tahap. Budi mengatakan pada tahap pertama ditargetkan 800 meter persegi terminal baru akan selesai. Sedangkan pada tahap kedua ada sekitar 1.160 meter persegi perluasan terminal selesai.

"Sedangkan tahap ketiga seluas 2.139 meter persegi selesai, semuanya rampung tahun 2019," ujarnya.

(Baca: Bulan Ini, Bandara Silangit Siap Layani Penerbangan ke Singapura)

Video Pilihan

Artikel Terkait