Pemerintah menetapkan tiga lokasi proyek waste to energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) sebagai Proyek Strategis Nasional atau PSN.
Danantara melakukan diversifikasi bisnis ke energi terbarukan dengan menjual saham proyek Waste to Energy kepada mitra strategis asal Cina, Zhejiang Weiming.
Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk sebuah lembaga baru di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia. Lembaga itu bernama Danantara Development Fund
Danantara membentuk PT Danantara Development Management Fund sebagai entitas baru, dengan tugas dan bidang bisnis yang akan dijelaskan lebih lanjut oleh CEO Rosan Roeslani.
Danantara memastikan kontrak yang telah ditandatangani eksportir tetap dapat berjalan meski pemerintah mulai menerapkan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas strategis.
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Pemerintah bentuk Badan Ekspor (PT DSI) untuk hentikan praktik under-invoicing yang telah rugikan Indonesia hingga US$908 miliar dari ekspor komoditas.
Sejumlah lembaga pemeringkat global seperti Moody’s, S&P Global Ratings, dan Fitch Ratings menyoroti rencana penerbitan obligasi dolar oleh Badan Pengelola Investastasi Danantara.
S&P Global Ratings memberikan peringkat kredit berjangka panjang BBB dan peringkat jangka pendek A-2 untuk Danantara Investment Management (DIM). Apa alasannya?
Fitch Ratings menetapkan peringkat BBB untuk program surat utang jangka menengah global atau Global Medium-Term Notes (MTN) yang akan diterbitkan PT Danantara Investment Management (DIM)
Lembaga pemeringkat internasional Moody's Ratings untuk pertama kalinya memberikan peringkat Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (DIM) dengan peringkat berada di level negatif
Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia melalui unit investasinya, Danantara Investment Management (DIM) disebut telah menunjuk sejumlah bank investasi untuk menggarap penerbitan perdana obligas