Trump mengatakan perjalanan panjang selama lima bulan untuk mencari calon pengganti Gubernur The Federal Reserve (The Fed) saat ini, Jerome Powell, akan segera berakhir.
Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (28/1), setelah The Fed menahan suku bunga acuan. Pergerakan indeks juga ditopang saham teknologi.
Ketiga indeks utama Wall Street rontok pada perdagangan pekan lalu sering aksi investor yang tengah mencermati komentar terbaru Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan The Federal Reserve.
Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mencapai puncak baru. Bagaimana kronologinya?
Harga emas batangan hingga Selasa (13/1) petang WIB bertengger di kisaran US$ 4.582,95 hingga US$ 4.616,7 per ons, setelah sebelumnya ditutup di level US$ 4.614,7 per ons.
Untuk pertama kalinya, Ketua The Fed Jerome Powell memberikan pernyataan secara eksplisit, yang menuduh Presiden AS Donald Trump berupaya merebut kekuasaan bank sentral.
Ancaman Departemen Kehakiman untuk mendakwa Powell secara pidana bahkan dapat mempersulit Trump untuk mengganti Powell dengan orang yang loyal kepadanya.
Jerome Powell mengatakan penyelidikan ini merupakan hasil dari frustasi Presiden AS Donald Trump atas penolakan Fed untuk menurunkan suku bunga secepat dan sebanyak yang diinginkan presiden.
Melambungnya harga emas dinilai sebagai cerminan pudarnya kepercayaan investor terhadap dolar AS. Investor semakin terdorong untuk beralih ke aset keras.
Kurs rupiah berpotensi melemah hari ini tertekan risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang mayoritas akan mendukung pemangkasan suku bunga lebih lanjut.