Hujan deras menyebabkan 35 titik kebanjiran di Jakarta Selatan dan satu ruas jalan ikut tergenang, dengan ketinggian air hingga 70 cm. Berikut informasi selengkapnya.
Demi antisipasi banjir Jakarta, Pemprov menyiagakan 560 pompa stasioner, 627 pompa mobile, dan 3.900 personel pasukan biru, serta pengerukan waduk dan sungai di 1.788 titik.
Melalui kerangka ekosipasi, kita diingatkan bahwa krisis ekologis seperti banjir di Jakarta tidak dapat dipisahkan dari relasi kuasa dan ketimpangan sosial yang melekat dalam pembangunan kota.
Banjir kembali melanda Jabodetabok hingga merugikan ekonomi dan merusak infrastruktur. Banjir kali ini dianggap sebagai siklus banjir lima tahunan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Selasa (28/1) hingga Rabu (29/1) dini hari. Sebanyak 54 RT dan 23 ruas jalan di wilayah tersebut terendam banjir.
Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) hingga saat ini masih terus berupaya untuk menangani banjir di sejumlah rukun tetangga (RT) dan ruas jalan DKI Jakarta